Hadapi Era Global, Pesantren Harus Respon Realitas

Dipublikasikan oleh : Pustaka Madura pada 04 December 2017 |


Para santri
Madura_Aktual;  Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren baru saja menyelenggarakan Halaqah Pimpinan Pondok Pesantren di Kudus, Jawa Tengah. Salah satu pesan dari Halaqah tersebut, pesantren harus bisa menyesuaikan diri dengan zaman.

Menurut pandangan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dari Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, pesantren harus tetap bisa mempertahankan kekhasannya dan keunggulannya. Dua hal ini harus dipertahankan, dijaga dan dirawat oleh pesantren.

"Tetapi tentu era globalisasi, tantangan teknologi informasi meniscayakan pesantren untuk bisa melakukan adaptasi, melakukan respon terhadap perkembangan zaman," kata Kamaruddin kepada media, Senin (4/12).

Karena itu pesantren harus paham tentang perubahan sosial dan kemajuan teknologi informasi di setiap zamannya. Jadi tidak boleh lagi pesantren membatasi diri hanya pada tradisi yang selama ini dikembangkan.

Menurutnya, pesantren harus terbuka. Pesantren juga harus bisa menerima dan merespon realitas perubahan sosial yang begitu cepat. Jadi santri yang belajar di pesantren disamping harus mendalami ilmu-ilmu keagamaan dan Keislaman, juga harus belajar tentang teknologi informasi.

"Juga belajar tentang realitas kehidupan masyarakat global, supaya pesantren bisa memberi respon, bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman," ujarnya.

Dikatakan Kamaruddin,pesantren bisa terus berkontribusi untuk bangsa. Juga bisa terus memberi sumbangan dan pikiran terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia di zaman sekarang. (republika.co.id)

Wisata dan Hiburan

Jurnalisme Warga

Budaya Madura

Lihat seluruh kategori Budaya Madura»

Wisata Madura

Lihat seluruh kategori Wisata Madura»

Dunia Wanita

Lihat seluruh kategori Dunia Wanita»

Hidup Sehat

Lihat seluruh kategori Hidup Sehat»

Akar Rumput

Lihat seluruh kategori Akar Rumput»

Kiat Kreatif

Lihat seluruh kategori Kiat Kreatif»