Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke 745, kembali dimeriahkan Festival Musik Tong-Tong. Festival yang diadakan oleh FKPPI Sumenep bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumenep, Sabtu (16/11/2014) malam.
Sebanyak 20 kelompok tampil dalam festival kali ini. Mereka memerebutkan tropi bergilir bupati Sumenep, yang tahun sebelumnya direbut oleh kelompok musik Tong-Tong “Angin Ribut” dari Pasongsongan, Sumenep.
Ribuan warga memadati sepanjang jalan, buktinya, sepanjang rute yang dilewati kelompok musik tong-tong dari Jalan Urip Sumoharjo, Panglima Sudirman, dan hingga finis di depan Masjid Agung padat penonton.
Bupati Sumenep, A. Busyo Karim, dalam sambutannya menyatakan bahwa musik Tong-Tong merupakan lambang, bagaimana terjadi proses harmonbisasi antara pemerintah dengan masyarakat. “Dengan bunyi ada yang kecil dan ada yang besar , tetapi ketika satu kesatuan pada suara Tong-Tong itu merupakan suara pembangunan di Sumenep.
Sementara secara terpisah, Eko Suhartono Hadie, selaku pengurus FKKPI Sumenep, ketika dikonfirmasi Madura Aktual berharap agar tradisi festival ini tetap berlanjut dan menjadi agenda tetap. “Insya Allah, tahun depan kami akan melakukan kerjasama lebih baik lagi dengan semua , terutama pihak kelompok musik Tong-Tong yang ada di Madura”, ungkapnya.
Festival yang dipadati oleh pengunjung itu, tampaknya dalam proses gerak peserta tidak berjalan semestinya, mengingat ruas-ruas jalan yang dibanjiri warga merupakan persoalan tersendiri. Meski demikian Festival Musik Tong-Tong berlangsung lancar dan meriah. (Syaf)
Tags:
Ekspose
