Dua Paslon Pilkada Sumenep, Pilih Kampanye Bersentuhan Langsung Masyarakat

Madura Aktual, Sumenep; Kandidat dua pasangan calon (Paslon) dalam Pilkada Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengaku berkampanye dengan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Keduanya menilai cara itu paling jitu merebut suara pemilih.

"Konvensional saja. Turun dan bersentuhan dengan masyarakat," kata Abrari, anggota tim sukses pasangan calon Bupati A Busyro Karim dan Wakil Bupati Ahmad Fauzi, Minggu (27/09/2015).

Abrari mengatakan pasangan tersebut tak hanya mendekati pesantren yang menjadi basis massa di Sumenep. Busyro-Fauzi pun juga mendatangi elemen masyarakat.

Tak jauh berbeda dengan kampanye a la calon petahana, pasangan Zainal Abidin-Dewi Khalifah pun melakukan hal serupa. 

"Karena kami usung misi perubahan, maka kelompok masyarakat yang kurang diperhatikan oleh incumbent akan kami prioritaskan, seperti kepulauan dan pesantren," terang Ahmad Zahrir Ridlo, anggota tim sukses pasangan Zainal-Dewi.

Zahrir mengklaim pasangan yang mereka usung memiliki kompetensi dalam pembangunan. Sehingga kompetensi itu cocok untuk pembangunan Sumenep.

"Zainal Abidin yang notabenenya adalah mantan kepala Bapeprov, dan Ibu Dewi Khalifah yang merupakan ketua Muslimat NU di Sumenep," papar ridlo.

Dua pasang calon bertanding dalam Pilkada Sumenep 2015. Pasangan nomor urut 1 Busyro-Fauzi mendapat dukungan dari PKB, PDI Perjuangan, dan NasDem. Sementara lawannya, pasangan nomor urut 2, Zainal-Dewi, mendapat dukungan dari Partai Demokrat, PAN, PKS, PPP, Gerindra, Hanura, Golkar, dan PBB (metro)