Madura Aktual, Pamekasan; Tiga siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Parteker Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yakni Wildan Rasyidi, Siti Aisyatus Sholehah, dan Shafira Fitria berhasil meraih penghargaan pada kompetisi kecerdasan di bidang matematika tingkat nasional, yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Minggu (20/9) itu.
Tida siswa IX MTsN tersebut memang tidak kategori juara juara tiga, dua, atau satu, namun masuk peringkat ke-9. Namun demikian prestasi ini patut diapresiasi mereka satu-satunya tim mewakili Jawa Timur, dan bersaing ketat dengan 32 tim dari daerah lain se-Indonesia.
Kepala MTsN Parteker, Ahmad Wahyudi, menunjukkan kebanggaannya, karena mampu membawa nama Pamekasan ke kancah nasional. “Bahkan, saya mendampingi langsung selama siswa kami menjalani proses olimpiade,” tuturnya.
Untuk mencapai prestasi tersebut tidaklah mudah, karena anak didiknya harus menjalani proses seleksi yang cukup ketat. Mulai dari tingkat Kabupaten , Provinsi sampai tingkat pusat.
Setelah berhasil menyisihkan tingkat kabupaten, kemudian melalui tingkat provinsi akhirnya berhasil menyabet rangking pertama dalam kompetisi tingkat provinsi itu. Tim tersebut, kemudian menjadi perwakilan Jawa Timur menuju Jakarta.
Dalam kompetisi di UIN Syarif Hidayatullah. MTsN Paerteker menjadi satu-satunya perwakilan dari Jawa Timur. Sampai Akhirnya, Perwakilan MTsN Parteker meraih ranking 9 dari 33 tim perwakilan lembaga pendidikan dari seluruh Indonesia. Piala penghargaan atas prestasi mereka, langsung diserahkan Minggu (20/9), sekaligus mengakhiri rangkaian Optika ke-15 Tingkat Madrasah dan Sekolah Islam se-Indonesia.
Dengan prestasi itu, menurut Wahyudi, menjadi motivasi besar untuk semakin meningkatkan kualitas belajar para anak didik di madrasah pimpinannya. Bahkan, pihaknya akan mendorong siswanya untuk lebih meningkatkan kemampuannya hingga nantinya bisa menjadi juara pertama dalam Olimpiade Matematika yang diselenggarakan tiap tahun tersebut.
“Kami jadikan motivasi dan akan lebih meningkatkan kemampuan siswa untuk bisa meraih prestasi yang lebih tinggi dari tahun ini,” tandasnya. (*/)
Tida siswa IX MTsN tersebut memang tidak kategori juara juara tiga, dua, atau satu, namun masuk peringkat ke-9. Namun demikian prestasi ini patut diapresiasi mereka satu-satunya tim mewakili Jawa Timur, dan bersaing ketat dengan 32 tim dari daerah lain se-Indonesia.
Kepala MTsN Parteker, Ahmad Wahyudi, menunjukkan kebanggaannya, karena mampu membawa nama Pamekasan ke kancah nasional. “Bahkan, saya mendampingi langsung selama siswa kami menjalani proses olimpiade,” tuturnya.
Untuk mencapai prestasi tersebut tidaklah mudah, karena anak didiknya harus menjalani proses seleksi yang cukup ketat. Mulai dari tingkat Kabupaten , Provinsi sampai tingkat pusat.
Setelah berhasil menyisihkan tingkat kabupaten, kemudian melalui tingkat provinsi akhirnya berhasil menyabet rangking pertama dalam kompetisi tingkat provinsi itu. Tim tersebut, kemudian menjadi perwakilan Jawa Timur menuju Jakarta.
Dalam kompetisi di UIN Syarif Hidayatullah. MTsN Paerteker menjadi satu-satunya perwakilan dari Jawa Timur. Sampai Akhirnya, Perwakilan MTsN Parteker meraih ranking 9 dari 33 tim perwakilan lembaga pendidikan dari seluruh Indonesia. Piala penghargaan atas prestasi mereka, langsung diserahkan Minggu (20/9), sekaligus mengakhiri rangkaian Optika ke-15 Tingkat Madrasah dan Sekolah Islam se-Indonesia.
Dengan prestasi itu, menurut Wahyudi, menjadi motivasi besar untuk semakin meningkatkan kualitas belajar para anak didik di madrasah pimpinannya. Bahkan, pihaknya akan mendorong siswanya untuk lebih meningkatkan kemampuannya hingga nantinya bisa menjadi juara pertama dalam Olimpiade Matematika yang diselenggarakan tiap tahun tersebut.
“Kami jadikan motivasi dan akan lebih meningkatkan kemampuan siswa untuk bisa meraih prestasi yang lebih tinggi dari tahun ini,” tandasnya. (*/)


