Tuntut Pilkades Dibatalkan, Ribuan Massa Kepung Gedung DPRD | Suara Terkini dari Madura

Tuntut Pilkades Dibatalkan, Ribuan Massa Kepung Gedung DPRD

Madura Aktual, Sampang;  Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Madura, Jawa Timur, dikepung ribuan massa dari dua kecamatan. Mereka menuntut pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di tiga desa yang akan digelar 28 Oktober pekan depan dibatalkan.

Massa yang datang dari desa Batu Porro Barat Kecamatan Kedungdung, Desa Tolang dan Desa Nagasareh Kecamatan Banyuates, tampak memadati gedung DPRD sekitar jam 10.00 WIB.

Tuntutan pembatalan Pilkades karena diindikasikan ada intervensi pemerintah kabupaten setempat. Selain tuntutan pembatakan Pilkades, massa juga mendesak agar wakil bupati Sampang,  Fadhilah Budhiono Mundur dari jabatannya.

“Ada beberapa indikasi intervensi pemerintah kabupaten khususnya wakil bupati Sampang terhadap pelaksanaan tahapan pilkades yang dilakukan oleh P2KD yaitu dengan menggugurkan salah satu bakal calon (Balon) karena tak melengkapi administrasi,” ungkap koordinator aksi, Moh. Tamsul, Rabu (21/10/15).

Tamsul mencontohkan, dugaan intervensi dan persekongkolan itu muncul dari Wakil Bupati Sampang Fadhilah Budiono, “makanya kami menuntut agar secepatnya Pak Wabup mundur dari jabatannya”.

Selain itu, salah satu bakal calon yang gugur yaitu cakades Desa Batu Porro Barat Kecamatan Kedungdung,  H. Muhdor disebabkan kurang melengkapi ijasah, padahal H Muhdor sekitar tahun 2010, lolos administrasi ketika mencalonkan sebagai Kepala Desa (Kades) pada tahun 2010.

“Kalau dulu sudah pernah lolos administrasi sebagai calon kades kenapa tahun ini tidak lolos,” ungkapnya. (mak)

Lebih baru Lebih lama

Popular Items