![]() |
| Suasana Harlah Ansor di Sumenep |
Madura Aktual, Sumenep; Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Drs. H. Abdul Halim Iskandar, M. Si, yang akrab dipanggil Pak Halim, tampak hadir pada peringatan Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda Ansor ke-82 di Kabupaten Sumenep, Kamis (28/04/2016).
Salah seorang Pengasuh Pesantren Denanyar Jombang itu dikonvoi oleh ratusan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kabupaten Sumenep, drum band dari masjid Jamik Sumenep menuju Gedung Kopri Sumenep tempat Harlah Ansor berlangsung
Harlah yang digelar oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Sumenep tersebut, dihadiri oleh 1157 orang dari senior, pengurus pimpinan cabang, pimpinan anak cabang, dan pimpinan ranting Ansor se-Kabupaten Sumenep. Selain itu, pasukan Banser dan Majelis Dzikir Rijalul Ansor se-Sumenep juga memadati acara.
Selain Pak Halim, tokoh lainnya yang turut hadir ialah Bupati Sumenep KH. A. Busyro Kariem, Ketua PC NU Sumenep KH. A. Panji taufiq, jajaran syuriyah seperti KH. Imam Hasyim, SH. MH dan KH. Chairul Anam. Hadir pula Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Badrut Tamam, S. Psi.
Halim menegaskan, kita warga NU adalah pemilik sah negeri ini. Sebab, berkat resolusi jihad NU yang difatwakan Mbah Hasyim Asy’ari selaku pendiri NU, lahirlah para pejuang melawan penjajah, sampai negara ini merdeka.
“Hingga diabadikan oleh negara sebagai Hari Santri tanggal 22 Oktober. Mbah Hayim Asy’ari, Mbah Wahhab, Mbah Bisyri Samsuri, dan Gus Dur adalah pejuang negara ini,” tegasnya.
Ia menyatakan para kiai NU itu sungguh luar biasa dalam proses kemerdekaan NKRI ini. KH. Wahid Hasyim sendiri, terang Pak Halim, merupakan salah seorang pencetus dan anggota BPUPKI yang terlibat langsung dalam proses kemerdekaan. (san)
Tags:
Sumenep
