Madura_Aktual, Sumenep; Rumah Literasi Sumenep (Rulis) Madura, jawa Timur, menyelenggarakan sayembara penulisan fiksi realisdalam bentuk legenda atau cerita rakyat.
Ketua Rulis, Lilik Rosida Irmawati mengatakan, sayembara penulisan cerita rakyat ini dimaksudkan untuk memberi ruang kepada para guru di Sumenep untuk menunjukkan karya kreatifnya dalam dunia menulis, khususnya dalam bentu cerita.
“Dari bumi Sumenep banyak penulis lahir, tapi untuk mengangkat topik kearifan lokal tampaknya jarang ditemui. Untuk itu kami memfokuskan diri untukmenggarap karya tulis yang berlatang kedaerahan, yakni Sumenep,” jelasnya pada wartawan, Minggu, (01/09/17)
Sayembara penulisan cerita rakyat ini dikhsususkan bagi guru semua tingkatan yang mengabdi di wilayah Kabupaten Sumenep.
Lilik mempersilakan bagi guru, dari guru PAUT/TK/RA, sampai guru SMA/MA mengikuti sayembara ini. “Dari hasil sayembara akan diterbitkan dalam bentuk buku, dan nantinya akan didistribusikan kepada seluruh sekolah diSumenep,”, jelasnya. (san)
Ketua Rulis, Lilik Rosida Irmawati mengatakan, sayembara penulisan cerita rakyat ini dimaksudkan untuk memberi ruang kepada para guru di Sumenep untuk menunjukkan karya kreatifnya dalam dunia menulis, khususnya dalam bentu cerita.
“Dari bumi Sumenep banyak penulis lahir, tapi untuk mengangkat topik kearifan lokal tampaknya jarang ditemui. Untuk itu kami memfokuskan diri untukmenggarap karya tulis yang berlatang kedaerahan, yakni Sumenep,” jelasnya pada wartawan, Minggu, (01/09/17)
Sayembara penulisan cerita rakyat ini dikhsususkan bagi guru semua tingkatan yang mengabdi di wilayah Kabupaten Sumenep.
Lilik mempersilakan bagi guru, dari guru PAUT/TK/RA, sampai guru SMA/MA mengikuti sayembara ini. “Dari hasil sayembara akan diterbitkan dalam bentuk buku, dan nantinya akan didistribusikan kepada seluruh sekolah diSumenep,”, jelasnya. (san)


