Madura Aktual, Pamekasan; Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Achmad Syafii melakukan sidak disejumlah titik untuk mengetahui kebutuhan fasilitas khususnya menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1436 H.
Dalam kesempatan tersebut, bupati yang didampingi forpimda memantau langsung ke pos pantau mudik, RSUD dr Slamet Martodirdjo, Gudang Bulog, sejumlah pasar modern hingga pasar tradisional.
"Al-hamdulillah untuk pos pantau mudik lebaran tahun ini, sejauh ini masih normal-normal saja, belum ada temuan apapun," kata Achmad Syafii, kepada sejumlah wartawan.
"Begitupun di rumah sakit (RSUD), masih normal. Tapi kita berharap pelayanan terhadap pasien, harus selalu ditingkatkan," sambung bupati yang berangkat dari Pendopo Ronggosukowati, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Tidak hanya itu, kedatangan orang nomor satu dilingkungan pemkab Pamekasan itu. Juga membuat sejumlah pedagang maupun pedagang di pasar tradisional Kolpajung, terkejut. "Saya hanya menghimbau kepada pejual dan petugas untuk selalu memperhatikan kebersihan pasar," pintanya.
"Karena di dalam pasar, masih banyak ditemukan sampah-sampah yang dibuang sembarangan ke selokan. Sehingga membuat (kondisi) pasar tidak enak dipandang mata," jelas mantan anggota DPR RI itu.
Untuk diketahui, kedatangan bupati bersama forpimda yang terkesan mendadak membuat para penghuni pasar terkejut. Bahkan tidak jarang, bupati juga menyisir sejumlah kios-kios maupun lapak pedagang yang didampingi langsung Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto (*)
Dalam kesempatan tersebut, bupati yang didampingi forpimda memantau langsung ke pos pantau mudik, RSUD dr Slamet Martodirdjo, Gudang Bulog, sejumlah pasar modern hingga pasar tradisional.
"Al-hamdulillah untuk pos pantau mudik lebaran tahun ini, sejauh ini masih normal-normal saja, belum ada temuan apapun," kata Achmad Syafii, kepada sejumlah wartawan.
"Begitupun di rumah sakit (RSUD), masih normal. Tapi kita berharap pelayanan terhadap pasien, harus selalu ditingkatkan," sambung bupati yang berangkat dari Pendopo Ronggosukowati, dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Tidak hanya itu, kedatangan orang nomor satu dilingkungan pemkab Pamekasan itu. Juga membuat sejumlah pedagang maupun pedagang di pasar tradisional Kolpajung, terkejut. "Saya hanya menghimbau kepada pejual dan petugas untuk selalu memperhatikan kebersihan pasar," pintanya.
"Karena di dalam pasar, masih banyak ditemukan sampah-sampah yang dibuang sembarangan ke selokan. Sehingga membuat (kondisi) pasar tidak enak dipandang mata," jelas mantan anggota DPR RI itu.
Untuk diketahui, kedatangan bupati bersama forpimda yang terkesan mendadak membuat para penghuni pasar terkejut. Bahkan tidak jarang, bupati juga menyisir sejumlah kios-kios maupun lapak pedagang yang didampingi langsung Kepala Disperindag Pamekasan, Bambang Edy Suprapto (*)
Tags:
Pamekasan
