Geger, Warga Banyumas Diketemukan Tewas Dalam Sumur | Suara Terkini dari Madura

Geger, Warga Banyumas Diketemukan Tewas Dalam Sumur

illsutrasi mayat
Madura Aktual, Sampang;  Geger, warga Desa Banyumas, Kecamatan Sampang Kota, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, bernama Bakri, (45), ditemukan tewas di dalam sumur, Rabu (02/09/2015) siang.

Sebelum ditemukan tewas, korban sempat menghilang, pada Senin 31 Agustus 2015. Jenazah korban pertama kali ditemukan tetangganya Amina (50). Korban yang panik lalu melaporkan temuan itu kepada kepala desa.

Dari kepala desa, temuan ini lalu dilanjutkan ke petugas keamanan dan Tim SAR BPBD. Tak lama berselang, petugas datang ke lokasi dan mengevakuasi mayat korban. Proses evakuasi sendiri membutuhkan waktu sekitar dua jam.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Amina, 50,  tetangga korban yang saat itu hendak mengambil air di sumur tempat diketemukannya mayat korban.

Ini terjadi lantaran kedalam sumur yang mencapai 25 meter dan bau busuk terus menyengat, hingga membuat petugas kesulitan. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah sakit dan akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

"Dia (Amina) curiga karena airnya bau menyegat. Setelah dilihat ternyata ada mayat korban di dalam sumur sedalam 25 meter," kata Muhalli, 36, tetangga korban.

Kabar penemuan mayat langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat. Sampai akhirnya petugas keamanan dan tim SAR BPBD Sampang datang ke lokasi untuk mengevakuasi.

Proses evakuasi memakan waktu lama karena beberapa petugas yang masuk ke dalam sumur tidak tahan dengan bau yang menyengat.

"Kalau dari tanda-tanda di tubuh korban tidak ada bekas penganiyaan," ujar Serda Budiono, anggota Kodim 0828 Sampang, yang turut dalam proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga berencana langsung memakamkan jenazah korban tanpa harus dilakukan autopsi.

Dari informasi yang beredar di kalangan masyarakat sekitar, sebelum ditemukan tewas di dalam sumur, korban diketahui mengalami depresi. Jenazah korban baru berhasil dievakuasi pada sore hari sekira pukul 16.30 WIB.  (san)

Lebih baru Lebih lama