Madura Aktual, Sumenep; Menyemarakkan Hari Kebangkitan
Nasional (Harkitnas) 2015, sejumlah mahasiswa yang tergabung Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Revolusioner
(Gempar) melakukan aksi demo di depan Masjid Agung Sumenep, Madura, Jawa Timur,
Rabu (20/5/2015).
Para mahasiswa itu dengan aksi telanjang
dada dan jalan jongkok, berderak mulai Taman Adipura menuju depan Gedung DPRD
setempat. Dalam aksinya, mereka kerap melakukan adegan tiarap sambil
mengangakat poster bernada tuntutan.
Sejumlah poster yang digelar dengan slogan:
"Selesaikan persoalan hukum di Indonesia", "Kembali ke Pancasila dan UUD 1945",
“Selesaikan persoalan hukum di
Indonesia”, “Kembali ke Pancasila dan
UUD 45″, “Bebaskan bangsa ini dari koruptor”, “Selamatkan perekonomian bangsa
Indonesia”, “Kembalikan kedaulatan ke rakyat” dan sejumlah slogan lainnya.
Korlap aksi Gempar Sumenep, Hazmi,
menyatakan pihaknya sengaja mengemas aksi ini dengan telanjang dada dan jalan
jongkok, sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintahan Jokowi-JK yang hanya
mengumbar janji-janji belaka, tanpa ada bukti konkrit.
“Karena sampai detik ini di
Indonesia sendiri masih berada dalam kondisi terpuruk, baik disegi pendidikan,
ekonomi, politik, hukum, dan sosial budaya," teriakknya.
Ia meminta momentum Harkitnas harus
dijadikan ruang untuk bangkit, bangkit dari keterpurukan pendidikan ekonomi,
politik, hukum, dan sosial budaya agar Indonesia menjadi bangsa yang maju
berdaulat, berkeadilan dan bermartabat.
"Sebagai mahasiswa kita tidak
akan pernah tiarap dalam memperjuangkan hak rakyat kecil. Mari kita tegakkan
bendera Revolusioner. Kita bangkit, Indonesia pun harus berdiri dan bangkit.
Indonesia harus bangkit!," ujarnya (san).
Tags:
Sumenep
