Madura Aktual, Sampang; Salah seorang Pegawai Negri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang , Madura, Jawa Timur, berinisial CR melapor ke Mapolres setempat karena dirinya menjadi korbab aksi teror dengan ancaman foto bugilnya akan diunggah ke Facebook.
Sebelumnya CR sempat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait aksi teror tersebut yang menurutnya di lakukan oleh teman facebooker.
Ia menyatakan yang meneror dirinya di facebokk dengan akun Atan, dan dia mengaku sebagai anggota Provos Polda Riau.
“Aksi teror tersebut meresahkan saya, karena khawatir jika teman FBnya tersebut benar-benar menyebar foto-foto saya yang bisa diedit menjadi gambar bugil. Saya takut foto-foto saya di ungah ke FB, mas," tuturnya, Senin (21/09/2015)
CR menambahkan selain mendapat teror, korban juga telah kehilangan uang sebesar Rp 2 juta rupiah, lantaran termakan rayuan teman FBnya yang mengaku seorang polisi tersebut.
" Saya juga ngirim uang kepada Atan sebesar Rp 2 juta, dengan alasan katanya teman FB saya itu untuk biaya mutasi ke Polres Sampang," tandasnya.
Karena merasa tertipu dan foto-foto fulgar di ungah ke FB, maka CR dengan di dampinggi rekanya melaporkan kejadian tersebut.
Kasat Bimas Polres Sampang, AKP. Heri Darsono, membenarkan bila pihaknya menerima laporan terkait FB. “Jadi saya sarankan ke ruangan Reskrim," terangnya
Sebelumnya CR sempat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait aksi teror tersebut yang menurutnya di lakukan oleh teman facebooker.
Ia menyatakan yang meneror dirinya di facebokk dengan akun Atan, dan dia mengaku sebagai anggota Provos Polda Riau.
“Aksi teror tersebut meresahkan saya, karena khawatir jika teman FBnya tersebut benar-benar menyebar foto-foto saya yang bisa diedit menjadi gambar bugil. Saya takut foto-foto saya di ungah ke FB, mas," tuturnya, Senin (21/09/2015)
CR menambahkan selain mendapat teror, korban juga telah kehilangan uang sebesar Rp 2 juta rupiah, lantaran termakan rayuan teman FBnya yang mengaku seorang polisi tersebut.
" Saya juga ngirim uang kepada Atan sebesar Rp 2 juta, dengan alasan katanya teman FB saya itu untuk biaya mutasi ke Polres Sampang," tandasnya.
Karena merasa tertipu dan foto-foto fulgar di ungah ke FB, maka CR dengan di dampinggi rekanya melaporkan kejadian tersebut.
Kasat Bimas Polres Sampang, AKP. Heri Darsono, membenarkan bila pihaknya menerima laporan terkait FB. “Jadi saya sarankan ke ruangan Reskrim," terangnya
Tags:
Sampang
