Sedang Melaut, Empat Nelayan Giliyang Hilang | Suara Terkini dari Madura

Sedang Melaut, Empat Nelayan Giliyang Hilang

Madura Aktual, Sumenep; Empat nelayan asal  Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, dikabarkan hilang sejak Senin (07/09/2015). Empat orang itu Munabi, 55;  Moto, 29; Irsan, 31; dan Rinawan,  37. Mereka merupakan warga Dusun  Peape, Desa Bancamara, Pulau Giliyang yang belum ditemukan hingga kemarin (23/09/2015).

Kepala Desa (Kades) Bancamara  Moh. Alwi menerangkan, empat warganya itu memang biasa melaut. Sekali berangkat, paling lama  hanya tujuh hari. Dapat ikan atau tidak, mereka pasti pulang setelah sampai tujuh hari. Namun, kali ini,  hingga 16 hari lamanya mereka tak  kunjung datang.

Sebelum berlayar, mereka berjanji  kepada keluarganya akan kembali  empat hari kemudian. Namun, sejak Jumat (11/09/2015) pihak keluarga hilang  kontak dengan mereka. Nomor  handphone tiga nelayan tidak bisa dihubungi semua.  ”Ketika nomornya dihubungi sudah tidak aktif lagi.

Hingga saat ini (kemarin, Red) nomor yang digunakan  ketiga nelayan tak dapat  dihubungi,” katanya. Upaya menghubungi via telepon  tidak membuahkan hasil. Kemudian,  keluarga dan perangkat desa menyampaikan informasi tersebut kepada pihak terkait. Seperti keamanan laut (kamla) di Dungkek, jajaran satpolair polres, kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan serta nelayan lain.

Sebab, biasanya keempat nelayan itu biasa melaut hingga  perairan 60 mil dari Giliyang. Bahkan, kadang sampai ke  perairan Bawean, Gresik, dan  Masalembu. Namun, hingga  kemarin belum ada kabar baik mengenai keberadaan empat pria  tersebut. ”Menggunakan perahu sepanjang 11 meter dan lebar 2,5 meter.

Mereka memang rutin memancing ikan dua sampai tujuh  hari lamanya,” paparnya.  Sementara itu, Kabid Pencegahan  dan Kesiapsiagaan  BPBD Sumenep R Syaiful Arifin  menyatakan sudah menginformasikan kepada jajaran  terkait. Mulai polair dan  otoritas pelabuhan. Bahkan, pihaknya juga menyampaikan kepada Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas).

”Semua jaringan telah berupaya  mencari tahu keberadaan mereka.  Belum ada kepastian mereka  mengalami kecelakaan laut atau tidak.  Intinya, belum diketahui kenapa  tidak pulang,” paparnya. (radar)

Lebih baru Lebih lama