Kekeringan Dampak kemarau di Sampang Makin Meluas | Suara Terkini dari Madura

Kekeringan Dampak kemarau di Sampang Makin Meluas

illustrasi
Madura Aktual, Sampang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyatakan daerah terdampak kekeringan akibat musim kemarau di daerahnya semakin meluas.

Kepala BPBD Kabupaten Sampang Anang Djoenaidi mengatakan sebelumnya tercatat ada 46 desa kering kritis. Saat ini, 66 Desa atau bertambah sebanyak 20 desa.

"Jumlah desa terdampak sesuai dengan analisir kita semakin bertambah, ada 20 desa lagi," kata Anang, Jumat (2/10/2015).

Menurutnya, bertambahnya desa yang masuk daerah kering kritis disebabkan masih berlangsungnya musim kemarau sehingga sumber air banyak yang mengering.

"Dari 20 desa tambahan itu, banyak sumber mata air disana yang mengering," imbuhnya.

Dua puluh desa yang masuk kawasan kering kritis tersebut tersebar pada tujuh kecamatan, salah satunya Kecamatan Omben, Karang Penang, Robatal dan Kedungdung.

Sebagai langkah meringankan beban masyarakat di daerah tersebut, BPBD kembali akan mengajukan anggaran penyediaan air ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Kita akan mengajukan penambahan anggaran ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai solusi mengatasi kekeringan bagi 20 desa tersebut," pungkasnya. [beritajatim]

Lebih baru Lebih lama