Januari-April 2016 Sumenep Akan Inflasi -0,03 Persen | Suara Terkini dari Madura

Januari-April 2016 Sumenep Akan Inflasi -0,03 Persen

Kepala BPS Sumenep, Suparno
Madura Aktual, Sumenep;  Tingkat inflasi tahun kalender sejak Januari sampai April 2016, untuk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur sebesar -0,03 persen. Laju inflasi tahun kalender ini dibawah Jawa Timur sebesar 0,34 persen dan nasional sebesar 0,16 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep, Suparno menjelaskan, rendahnya tingkat inflasi di wilayah setempat, karena selama 3 bulan berturut-turut terjadi deflasi.

"Mulai bulan Februari hingga April 2016, Sumenep terjadi deflasi. Pada Februari sebesar -0,02 persen, Maret -0,27 persen, dan April -0,39 persen,"kata Suparno, Selasa (03/05).

Ia menuturkan, di bulan April bukan hanya Sumenep yang mengalami deflasi, namun Jawa Timur dan nasional juga deflasi. "Deflasi Jawa Timur sebesar -0,25 persen, dan nasional -0,45 persen,"terangnya.

Suparno mengungkapkan, kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok bahan makanan sebesar 0,82 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,15 persen, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan 1,34 persen.

"Selain deflasi, ada juga kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi, yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,38 persen, kelompok sandang 0,02 persen, kelompok kesehatan 0,15 persen, dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,17 persen,"ungkapnya.

Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya deflasi adalah bensin, beras, cabai merah, cabai rawit, udang basah, bawang putih, bahan bakar rumah tangga, bayam, tarif listrik dan kentang.

"Untuk tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2016 terhadap April 2015) Sumenep sebesar 3,04 persen, Jawa Timur 3,05 persen, dan Nasional sebesar 3,80 persen," pungkasnya. ( sumenep.go.id )

Lebih baru Lebih lama