Teater Bangkang Mengurai Kaum Marjinal | Suara Terkini dari Madura

Teater Bangkang Mengurai Kaum Marjinal

Madura Aktual, Sumenep; Persoalan kaum urban memang tak pernah habis dibicarakan, dan bahkan konon sampai kapanpun masyarakat marjinal ini akan terus menggempur wilayah-wilayah perkotaan dengan segala persoalannya.

Itulah sekilas digambarkan oleh Teater Bangkang Bangkalan dalam sebuah pertunjukan dengan judul “Marjinal” di halaman belakang taneyan lanjhang STKIP PGRI Sumenep, Jum’at (06/04/2016) malam.

Komunitas teater yang mengaku masih dalam taraf belajar itu, menyuguhkan hidangan “segar” dengan memotret satu wilayah sekitar jembatan Suramadu, dengan pernak-pernik satu pemukiman yang mereka sebut bendeng sebagai tempat tinggal.

Bendeng-bendeng yang liar dengan status “tanah ini dalam kekuasaan KPK (kekuasaan pengusaha kaya) dapat dipastikan menjadi cermin kehidupan “ganas” dan “liar” dan sangat rawan sekali melahirkan para pelacur untuk pemenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Pelacur jauh lebih terhormat dibanding pengemis, koruptor maupun pengangguran” ungkap salah seorang pemain dalam sebuah adegannya.

Kisah yang panjang ini kerap penonton jadi bertanya-tanya kemana arah inti cerita. Iniu karena tampaknya sang sutradara kurang jeli membangun jalinan peristiwa yang bisa lebih menarik sebagaimana diungkap apresiator seusai pertunjukan dalam dialog dan apresiasi.

Lepas dari  nilai pertunjukan repertoar “Marjinal” sebagai aliran drama realis, pertunjukan ini  cukup membangun semangat para pengunjungnya, yang umumnya dari kalangan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep sendiri.

Pertunjukan yang dimotori oleh UKM Sanggar Lentera STKIP PGRI Sumenep ini akan dilanjutkan kegitan workshop teater dan pertunjukan lainnya. (san)
Lebih baru Lebih lama