MTs Negeri Terate Pandian Sumenep, Dapat Anugerah Sekolah Adiwiyata Nasional 2014 | Suara Terkini dari Madura

MTs Negeri Terate Pandian Sumenep, Dapat Anugerah Sekolah Adiwiyata Nasional 2014

Membuka Ruang Kesadaran Lingkungan Warga Madrasah 

Suasana nyaman dan sejuk sangat terasa ketika memasuki lingkungan Madrasah Tsanawiyah (M.Ts) Negeri Terate Pandian, Sumenep, lantaran lembaga pendidikan tsanawiyah ini, pada hari ini, Senin, 22 Desember 2014 dianugerahi sebagai sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2014. Anugerah Sekolah Adiwiyata Nasional ini tidak tidak punya alasan, sebab ketika memasuki wilayah lembaga ini akan terasa kesejukan dan kebersilahan lingkungan hidup yang nyama dan segar

Keberpihakan sekolah pada program peduli lingkungan hidup sangat terasa. Keberpihakan ini juga sangat jelas dimunculkan melalui gerakan-gerakan merawat lingkungan mulai dari perhatian pada kebersihan dan penghijauan lingkungan serta aspek-aspek lain yang memberikan dampak terhadap kegairahan warga madrasah mencintai madrasah bukan sekedar tempat menempa ilmu, namun juga memberikan wahana baru yaitu memahami alam sebagai bentuk syukur atas kemurahan Yang Maha Kuasa.

Untuk memberikan nilai terbaik bagi kelangsungan sekolah Adiwiyata, berbagai upaya terus dilakukan oleh lemabaga pendidikan dibawah pimpinan H. Hairuddin, SPd, M.MPd, selaku Kepala Madrasah. Sebab, untuk memasuki program Adiwiyata di tingkat Nasional, telah melalui tahapan pemilihan mulai dari tingkat Kabupaten Sumenep dan Provinsi Jawa Timur. 

Konsep pengembangan Adiwiyata, jelas H. Hairudin, merupakan tempat yang baik dan ideal. Semua itu dapat diperoleh secara ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan. Tentu, lanjutnya, kesejahteraan hidup demi pembangunan secara terus menerus. 

”Tujuan Program Adiwiyata, sesuai dengan amanah undang-undang, guna menciptakan kondisi baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah. Harapan dikemudian hari, warga sekolah dapat turut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah,” ujar Hairuddin menjelaskan.

Dijelaskan pula, program Adiwiyata merupakan salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup. Tujuannya, untuk mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. ”Dengan program ini, kami sangat mengharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan sehat dan menghindari dampak lingkungan negatif,” tegasnya.

Hairuddin
Untuk mempertahankan program Adiwiyata tersebut hingga masuk ke tingkat Nasional, pihaknya mengaku terus melakukan sosialisasi terhadap semua elemen di madrasah tersebut. Salah satunya, kepada guru, setiap saat dilakukan sosialisai terkait dengan usaha pelestarian lingkungan serta pola hidup sehat.

 ”Sementara, untuk para siswa, di awal masuk ketika masa orientasi siswa baru, langsung disosialisasikan tentang pola hidup sehat serta pelestarikan lingkungan. Bahkan, masing-masing siswa diwajibkan untuk membawa satu tanaman yang dirawat di lingkungan hingga siswa tersebut lulus sekolah,” imbuhnya. 

 Selain itu, seterusnya siswa harus memperhatikan kebersihan sekolah. Misalnya, lanjut Hairuddin, siswa diharuskan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Termasuk juga, setiap kegiatan kesiswaan, tetap disosialisikan tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap lestari dan nyaman belajar di madrasah. 

Diakuinya, pelestarian dilakukan pula hingga ke kantin dan koperasi sekolah. Kantin MTs Negeri Trate, diharuskan menjual makanan yang sehat. ”Sejak tahun 2011 silam, kami telah melakukan penataan untuk mendapatkan ditingkat kabupaten. Makanya, sosialisasi terus digerakkan tidak hanya kepada siswa dan guru, tetapi juga orang tua siswa mendapatkan sosialisasi tentang pelestarian lingkungan dan pola hidup sehat,” terangnya. (syaf anton)
Lebih baru Lebih lama