Jokowi Miliki Karakter Penakut? | Suara Terkini dari Madura

Jokowi Miliki Karakter Penakut?

Madura Aktual; Pembatalan eksikusi mati terhadap terpidana kasus narkoba asal Australia, hal itu menjadi bukti bahwa Presiden Joko Widodo ketakutan kecurangan Pilpres 2014 akan dibongkar. 

Analisis itu disampaikan pengamat politik Muslim Arbi seperti yang dilansir intelijen.co.id (25/03/2015).

Batalnya eksekusi mati itu, kata Muslim, tergambar dari pernyataan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto yang menyatakan Presiden Jokowi mengintruksikan Jaksa Agung agar memperhatikan permintaan pihak Australia.

“Kalau dilihat pernyataan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto bahwa Presiden Jokowi Instruksikan Jaksa Agung Perhatikan Permintaan Australia menandakan adanya pembatalan,” kata Muslim.

Menurutnya, ncaman Australia yang akan membocorkan komunikasi Jokowi saat Pilpres 2014, bisa mengurangi legitimasi kekuasaan Jokowi. 

“Kalau pembicaraan tersebut dibongkar, kemungkinan legitimasi Jokowi makin berkurang, terlebih lagi saat ini demo mahasiswa menuntut Jokowi mundur sudah marak di mana-mana,” beber Muslim.

Muslim berpendapat, seharusnya Jokowi tidak perlu takut berlebihan dengan ancaman pihak Australia sebagaimana yang sering diucapkan selama ini. 

“Kalau eksekusi mati warga Australia dibatalkan, masyarakat akan makin curiga terhadap Jokowi,” tegas Muslim.

Jokowi memiliki karakter penakut. Jokowi itu hanya main gertakan saja tetapi sesungguhnya seorang penakut. 

“Politik Jokowi hanya ramai di media, tetapi sejatinya takut. Istana memberikan kode untuk membatalkan hukuman mati terhadap WN Australia,” urai Muslim.(ZAL)
Lebih baru Lebih lama