Madura Aktual; Ratusan mahasiswa dan staf di Texas Tech Univercity yang berloksi di Lubbock, Texas, U.S. menyatakan sikap agar polisi melanjutkan penyelidikan terkait kasus anti-Muslim di universitas mereka.
Sebelumnya, pihak universitas telah menemukan semprotan cat dengan kata-kata "No Muslim" berukuran besar di depan gerbang Texas Tech Health Science Center. Aksi tersebut mereka adakan Jumat (15/05/2015) kemarin, dua hari setelah kata-kata itu ditemukan.
"Kita adalah satu komunitas dan harus menghargai satu sama lain. Kata-kata itu tidak dapat ditoleransi," kata Ahsan Niazi, mahasiswa kedokteran di universitas tersebut, dilansir dari KCBD, Sabtu (16/05/2015).
Meskipun hanya sebatas kata-kata, menurut Niazi, retorika penuh kebencian itu menandai budaya atau cara berpikir sekelompok orang. "Kami ingin semua siswa dapat mempraktekkan agama mereka masing-masing," lanjutnya.
Aksi para mahasiswa Muslim ini mendapat dukungan dan sambutan dari fakultas dan ratusan rekan-rekan mereka. (*)
Sebelumnya, pihak universitas telah menemukan semprotan cat dengan kata-kata "No Muslim" berukuran besar di depan gerbang Texas Tech Health Science Center. Aksi tersebut mereka adakan Jumat (15/05/2015) kemarin, dua hari setelah kata-kata itu ditemukan.
"Kita adalah satu komunitas dan harus menghargai satu sama lain. Kata-kata itu tidak dapat ditoleransi," kata Ahsan Niazi, mahasiswa kedokteran di universitas tersebut, dilansir dari KCBD, Sabtu (16/05/2015).
Meskipun hanya sebatas kata-kata, menurut Niazi, retorika penuh kebencian itu menandai budaya atau cara berpikir sekelompok orang. "Kami ingin semua siswa dapat mempraktekkan agama mereka masing-masing," lanjutnya.
Aksi para mahasiswa Muslim ini mendapat dukungan dan sambutan dari fakultas dan ratusan rekan-rekan mereka. (*)
Tags:
Fokus
