Madura Aktual, Sumenep; Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep, Jawa Timur, melakukan aksi demo didepan Kantor Bupati Sumenep dengan susasana ricuh, Senin (08/09/2015)
Kericuhan ini terjadi lantaran para mahasiswa menekan masuk ke halaman Kantor Bupati sehingga terjadi saling dorong dengan aparat keamanan. Saat mahasiswa merangsek masuk, akibatnya pagar depan Pemkab roboh. Beruntung tidak ada korban tertimpa.
"Kami hanya minta bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati. Kami ingin menyampaikan aspirasi. Kami ingin menyampaikan evaluasi kepemimpinan Busyro Karim dan Soengkono Sidik," teriak Khoirul Umam, Ketua PC PMII Sumenep. | baca juga: Kepemimpinan Bupati Busyro Karim Selama 5 Tahun Dinilai Gagal
Tekanan mahasiswa akhirnya tercapai, ketika pagar mulai terbuka. Para mahasiswapun berlarian menuju halaman Pemkab dan kemudian melanjutkan orasinya didepan pintu gedung Pemkab dan meminta menemui Bupati Sumenep.
"Sampai jam segini, Bupati tidak ada di kantor. Katanya bupati dan wakil bupati sedang dinas luar. Kalau memang begitu, kami minta bukti surat tugasnya. Tunjukkan pada kami," tantang Umam.
Selain itu para aktifis mengurai sejumlah masalah dan mengevaluasi kepemimpinan Bupati Busyro Karim dan Wabub Soengkono Sidik (Abu Sidik) selama 5 tahun. Mereka selama itu justru banyak melahirkan sejumlah persoalan. Diantaranya ketidakjelasan keuangan PT Wira Usaha Sumekar (WUS) sebagai salah satu BUMD Sumenep
Mahasiswa juga menilai kepemimpinan Bupati/ Wakil Bupati terlalu berpihak pada pasar modern dan cenderung mengabaikan pertumbuhan pasar tradisional. Selain dalam rekrutmen jabatan ditengari ada mafia jual beli jabatan kepala dinas melalui lelang jabatan.
“Karena itu, mahasiswa PMII menilai kepemimpinan Abu Siddik selama 5 tahun telah gagal”, tegas Umam
Tags:
Sumenep
