Kiat Bijak Merancang Keuangan Hadapi Lebaran (2) | Suara Terkini dari Madura

Kiat Bijak Merancang Keuangan Hadapi Lebaran (2)

3. Membuat Anggaran Untuk Hari Raya 

Disinilah THR yang Anda terima juga memegang peranan penting. Bijaklah dalam memperhitungkan penggunaan THR Anda. Gunakan sisa THR Anda untuk membiayai pengeluaran tambahan yang dibutuhkan saat Hari Raya. Utamakanlah skala prioritas dan hindari keinginan semata untuk berfoya-foya dengan membeli barang-barang baru yang belum tentu dibutuhkan untuk jangka panjang.

Kendalikan nafsu berbelanja Anda, karena hal tersebut dapat menjerumuskan Anda dengan berbagai kesulitan nantinya. Pemborosan tersebut dapat berupa :

 - Belanja yang Berlebihan

Disaat kita memliki THR (uang lebih), datanglah berbagai godaan untuk membeli barang-barang baru, salah satunya seperti pakaian.

Pembelian pakaian saat menjelang Lebaran adalah hal yang sangat umum. Namun perhitungkanlah baik-baik seberapa banyak pakaian baru yang Anda butuhkan. Tidak semua pakaian dibandrol dengan harga tinggi, namun pembelian dalam jumlah banyak (diluar kebutuhan) juga menyebabkan pembengkakan pengeluaran.

Jangan pernah lupa memperhitungkan kebutuhan lain saat Anda merasa bahwa saat itu Anda mampu membeli sebuah barang yang Anda inginkan.

- Mudik
Mudik saat Lebaran memang sebuah fenomena yang menjadikannya sebuah tradisi bagi banyak perantau untuk kembali ke kampung halaman dengan tujuan bersilaturahmi dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga besar.
Hal ini mungkin dapat dimaklumi, namun pertimbangkanlah matang-matang bahwa biaya transportasi pada saat Hari Raya terutama Lebaran melambung tinggi. Selain menguras biaya, bagi Anda yang mudik dengan menggunakan kendaraan sendiri perlu ekstra tenaga dan sangat berhati-hati pada masa arus mudik untuk mengjhindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat kelalaian karena kelelahan. Dan jika Anda seorang pegawai baru dengan gaji pas-pasan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk mudik.

Jika ingin memaksimalkan keuangan Anda, gunakanlah teknologi untuk menyampaikan silaturahmi melalui telpon atau sms. Anda tetap dapat mudik dan berkumpul bersama keluarga dengan mengambil cuti diluar Hari Raya dengan kondisi jalan yang lebih lenggang dan hemat biaya.

4. Hindari Hutang

Saat Hari Raya, terkadang sebagian dari kita memiliki tuntutan gaya hidup yang lebih demi status sosial seperti berusaha tampil dengan sesuatu yang baru. Keinginan tersebut tentunya memaksakan kita untuk mengeluarkan banyak uang, dan bahkan juga melampaui batas kemampuan kita.

Sebaiknya hindari keinginan tersebut jika Anda tidak dapat menyanggupinya, kebanggaan tersebut hanya dapat dinikmati sesaat dan tidak menutupi kemungkinan akan hadirnya orang lain dengan sesuatu yang lebih lagi. Hal ini akan terus berlangsung dan akhirnya Anda hanya akan merugikan diri sendiri.

Tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang hadir hal-hal tak terduga yang membutuhkan biaya. Sebaiknya jangan paksakan diri untuk menyanggupinya, apalagi hingga mengambil resiko untuk berhutang. Tentunya Anda ingin menghindari kehadiran debt collector yang ingin bertamu kerumah Anda ataupun berkurangnya jadwal ketenangan karena lonjakan tagihan kartu kredit dan lain-lain.

5. Maksimalkan THR Dengan Berinvestasi

Menurut sejumlah konsultan perencana keuangan, sebuah keluarga harus dapat mengelola uang THR sebagaimana mengelola gaji bulanan biasa (100%), minus hutang maksimal (30%), minus investasi minimal (10%) sehingga sisa uang THR yang digunakan untuk berlebaran sebesar 60% saja.

Jika pengeluaran mencapai sekitar 120% hingga kurang dari 160% atau antara 1,5 - 2,5 pengeluaran normal maka keluarga tersebut (masih) tergolong keluarga yang mampu mengelola uang THR secara sehat dan bijak.

Namun jika pengeluaran sebuah keluarga mencapai lebih 160% atau di atas 2,5 kali pengeluaran normal, keuangan keluarga tidak tergolong sehat dan dipastikan mengalami kesulitan keuangan pada masa sesudah Lebaran.

Untuk menghindari berbagai godaan berbelanja termasuk membeli hal-hal yang tidak diperlukan, sebaiknya pindahkan uang THR ke dalam rekening yang tidak ber-ATM.

Semoga kiat-kiat diatas dapat bermanfaat bagi kita agar dapat mengelola keuangan, khususnya THR dengan lebih bijak dan terencana. Selebihnya kita juga dapat mengendalikan diri dalam mengatasi kebiasaan berbelanja menjelang Hari Raya. (dari berbagai sumber)



Lebih baru Lebih lama