Ulama Budayawan Kritisi Jokowi, Pertanda Negara Tak Beres | Suara Terkini dari Madura

Ulama Budayawan Kritisi Jokowi, Pertanda Negara Tak Beres

Madura Aktual; Jika para ulama dan budayawan sudah mulai ikut mengkritik kinerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, hal itu menjadi pertanda bahwa kondisi negara Indonesia dalam keadaan gawat.

Kesimpulan itu disampaikan pengamat politik Zainal Abidin menyikapi kritik yang disampaikan sejumlah ulama dan budayawan. Di antaranya, KH Mustofa Bisri (Gus Mus), Emha Ainun Najib (Cak Nun), dan Sudjiwo Tedjo.

“Kalau beberapa budayawan sudah turun gelanggang dan mengkritik pemerintah, menandakan negara ada yang tidak beres. Budayawan itu pemikirannya bersih jauh dari kepentingan politis,” kata Zainal Abidin seperti dilansir intelijen.co.id, Senin (31/08/2015)

Menurut Zainal, kritik dari budayawan harus disikapi pemerintah dengan perbaikan di bidang ekonomi dan bukan pencitraan. “Sudah banyak yang menyarankan Jokowi tidak usah bagi-bagi kartu sakti-nya. Ini masih dilakukan. Cara Jokowi itu bagian dari pencitraan bukan untuk menyelesaikan masalah,” papar Zainal.

Zainal mengatakan, Gus Mus sebagai ulama dan budayawan pun sudah mengkritik ‘Revolusi Mental’ Jokowi. “Gus Mus pun mempertanyakan Revolusi Mental pejabat,” papar Zainal.

Zainal mengingatkan, Cak Nun mempunyai Jamaah Maiyah yang massanya sangat banyak. “Kalau dalam setiap kali acara maiyah, Cak Nun mengkritik Jokowi tentunya akan memunculkan perlawanan di jamaah tersebut. Cak Nun orang kultural yang mempunyai massa banyak,” pungkas Zainal.(intelijen)

Lebih baru Lebih lama