Madura Aktual, Pamekasan; Ribuan ummat muslim Madura, khususnya kalangan santri dan ulama menggelar istighosah mendoakan muslim di Tolikara, Papua yang mendapat serangan dari kelompok tertentu saat pelaksanaan sholat Idul Fitri lalu dan mengakibatkan puluhan kios serta sebuah rumah ibadah terbakar.
Istighosah yang digelar oleh Aliansi Ulama Madura (AUM) itu berlangsung di lapangan pendopo Ronggosukowati, Pamekasan, Jawa Timur, dan dihadiri santri dan ulama dari sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan, Sabtu pagi (08/08/2015)
Koordinator pelaksana, Ali Karrar Sinhaji, menuntut agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap semua otak kerusuhan di Tolikara.
"Kami meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas penyerangan di Tolikara, termasuk mengungkap otak kerusuhan yang belum terungkap hingga saat ini," ungkapnya.
Istighosah yang berlangsung sekitar 1,5 jam tampak sekali suasa damai dan menjadi perhatian masyarakat setempat serta dijaga 190 petugas gabungan Polri, TNI, Brimob, Satpol PP, dan Dishub Pamekasan. (San)
Istighosah yang digelar oleh Aliansi Ulama Madura (AUM) itu berlangsung di lapangan pendopo Ronggosukowati, Pamekasan, Jawa Timur, dan dihadiri santri dan ulama dari sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Pamekasan, Sabtu pagi (08/08/2015)
Koordinator pelaksana, Ali Karrar Sinhaji, menuntut agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap semua otak kerusuhan di Tolikara.
"Kami meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas penyerangan di Tolikara, termasuk mengungkap otak kerusuhan yang belum terungkap hingga saat ini," ungkapnya.
Istighosah yang berlangsung sekitar 1,5 jam tampak sekali suasa damai dan menjadi perhatian masyarakat setempat serta dijaga 190 petugas gabungan Polri, TNI, Brimob, Satpol PP, dan Dishub Pamekasan. (San)
Tags:
Pamekasan
