![]() |
| illustrasi |
Madura Aktual, Sumenep; Dua rumah, milik Saleh (40) dan Salma (36), Warga Dusun Tambangan, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur terbakar, membuat warga sekitar panik.
Kepanikan warga khawatir bila api tidak mampu dipadamkan dan merembet ke rumah-rumah disekitar. Akibatnya rumah yang bersebelahan dengan dua rumah terbakar segera mengelurkan rumah tangga dan barang-barang lainnya ke halaman.
"Orang-orang memang panik melihat api begitu cepat membesar. Takut api menjalar ke rumah yang lain. Mangkanya barang-barang ini dikeluarkan dari dalam rumah," kata Masrawi, salah satu warga setempat, Sabtu (26/09/2015).
perabot rumah tangga seperti kursi di ruang di tamu, serta perabot lainnya dikeluarkan termasuk trabus gas elpiji untuk berjaga-jaga bila api merembet ke rumah sekitar.
Namun api segera bisa dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah-rumah warga yang lain. "Untung anginnya tadi ke barat. Kalau ke utara, bisa habis juga rumah-rumah lainnya, karena padat penghuninya," ujar Masrawi.
dua rumah dan seluruh perabot yang ada didalamnya tidak dapat diselamatkan, karena api demi kuat menghangus rumah dan isinya. Namun musibah itu untuk tidak korban jiwa, karena saat terbakar ruamh dalam keadaan kosong.
Dua rumah yang berhimpitan itu belum dapat dipastikan penyebab terjadinya kebakaran. Namun warga sekitar menduga pemilik rumah lupa mematikan kompor, yang ditempati Saleh.
Saleh saat kejadian sedang ke pasar. Sedang rumah milik Salma, sehari-harinya digunakan oleh Saleh, pamannya sendiri, sebagai dapur. Salma sendiri tinggal di desa lain.
Sementara Kapolsek Kalianget, AKP Iwan Setyo Budi, belum bisa menyimpulkan penyebab terjadinya kebakaran, karena pihaknya masih dalam proses penyelidikan.
"Pemilik rumah masih syok, jadi belum bisa dimintai keterangan," tukasnya (*)
Kepanikan warga khawatir bila api tidak mampu dipadamkan dan merembet ke rumah-rumah disekitar. Akibatnya rumah yang bersebelahan dengan dua rumah terbakar segera mengelurkan rumah tangga dan barang-barang lainnya ke halaman.
"Orang-orang memang panik melihat api begitu cepat membesar. Takut api menjalar ke rumah yang lain. Mangkanya barang-barang ini dikeluarkan dari dalam rumah," kata Masrawi, salah satu warga setempat, Sabtu (26/09/2015).
perabot rumah tangga seperti kursi di ruang di tamu, serta perabot lainnya dikeluarkan termasuk trabus gas elpiji untuk berjaga-jaga bila api merembet ke rumah sekitar.
Namun api segera bisa dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah-rumah warga yang lain. "Untung anginnya tadi ke barat. Kalau ke utara, bisa habis juga rumah-rumah lainnya, karena padat penghuninya," ujar Masrawi.
dua rumah dan seluruh perabot yang ada didalamnya tidak dapat diselamatkan, karena api demi kuat menghangus rumah dan isinya. Namun musibah itu untuk tidak korban jiwa, karena saat terbakar ruamh dalam keadaan kosong.
Dua rumah yang berhimpitan itu belum dapat dipastikan penyebab terjadinya kebakaran. Namun warga sekitar menduga pemilik rumah lupa mematikan kompor, yang ditempati Saleh.
Saleh saat kejadian sedang ke pasar. Sedang rumah milik Salma, sehari-harinya digunakan oleh Saleh, pamannya sendiri, sebagai dapur. Salma sendiri tinggal di desa lain.
Sementara Kapolsek Kalianget, AKP Iwan Setyo Budi, belum bisa menyimpulkan penyebab terjadinya kebakaran, karena pihaknya masih dalam proses penyelidikan.
"Pemilik rumah masih syok, jadi belum bisa dimintai keterangan," tukasnya (*)
Tags:
Sumenep
