![]() |
| Massa garda depan PKB |
Madura Aktual, Bangkalan; Puluhan massa Garda Bangsa dan Gema Saba yang merupakan anak organisasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan aksi demo di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (21/09/2015)
Mereka menuntut DPRD setempat menggunakan hak angket dan interpelasi terhadap Bupati Bangkalan, Makmun Ibnu Fuad karena dinilai kinerja bupati makin buruk.
Baca juga: PKB Optimis Gunakan Hak Angket Lengserkan Bupati Bangkalan
Koordinator lapangan aksi, Nur Hadi Muhni, menyatakan pihaknya selaku pemilih aktif dari PKB, menuntut Fraksi PKB untuk menggunakan hak angket terhadap bupati Bangkalan,
“Karena kian hari Kabupaten Bangkalan semakin mengarah menjadi daerah dengan pemerintahan yang sakit,” ujarnya.
Mereka menilai pemerintah tidak responsif dan apatis terhadap kondisi yang terjadi di tengah masyarakat Bangkalan.
“Pemerintah telah mengbaikan i terhadap program-program strategis nasional, dan menghambat proses pembangunan dan pendidikan dengan memperumit proses pencairan anggaran dan bantuan pendidikan.”, ungkap Nur Hadi
Mereka juga menekan DPRD segera menggunakan hak angket, “kami minta Fraksi PKB segera menggalang dukungan dari fraksi lain untuk menyatukan suara dalam proses hak angket dan hak interpelasi,” terang Nur Hadi.
Untuk diketahui, PKB merupakan partai pendukung koalisi Pemerintah Kabupaten Bangkalan saat ini. Bahkan sebagai anggota koalisi, PKB mendapatkan porsi kekuasaan yang strategis, yakni dengan menempatkan ketua DPC PKB, Mondir A Rofii, sebagai Wakil Bupati Bangkalan mendampingi Makmun Ibnu Fuad. (mak)
Baca juga: PKB Optimis Gunakan Hak Angket Lengserkan Bupati Bangkalan
Koordinator lapangan aksi, Nur Hadi Muhni, menyatakan pihaknya selaku pemilih aktif dari PKB, menuntut Fraksi PKB untuk menggunakan hak angket terhadap bupati Bangkalan,
“Karena kian hari Kabupaten Bangkalan semakin mengarah menjadi daerah dengan pemerintahan yang sakit,” ujarnya.
Mereka menilai pemerintah tidak responsif dan apatis terhadap kondisi yang terjadi di tengah masyarakat Bangkalan.
“Pemerintah telah mengbaikan i terhadap program-program strategis nasional, dan menghambat proses pembangunan dan pendidikan dengan memperumit proses pencairan anggaran dan bantuan pendidikan.”, ungkap Nur Hadi
Mereka juga menekan DPRD segera menggunakan hak angket, “kami minta Fraksi PKB segera menggalang dukungan dari fraksi lain untuk menyatukan suara dalam proses hak angket dan hak interpelasi,” terang Nur Hadi.
Untuk diketahui, PKB merupakan partai pendukung koalisi Pemerintah Kabupaten Bangkalan saat ini. Bahkan sebagai anggota koalisi, PKB mendapatkan porsi kekuasaan yang strategis, yakni dengan menempatkan ketua DPC PKB, Mondir A Rofii, sebagai Wakil Bupati Bangkalan mendampingi Makmun Ibnu Fuad. (mak)
Tags:
Bangkalan
