Madura Aktual, Pamekasan; Musim kemarau panjang yang melanda disejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur membuat
Bencana kekeringan yang melanda sejulah wolayah di Kabupaten Pamekasan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat harus bekerja ekstra untuk mendistribusikan bantuan air bersih pada masyarakat.
Untuk memenuhi kebutuhan fital masyarakat tersebut, petugas pendistribusian dari BPBD harus mendistribusikan air bersih hingga larut malam, utamanya di wilayah pantura Pamekasan yang memiliki akses cukup sulit.
Koordinator Distribusi air bersih BPBD, Budi Cahyono, menyatakan pendistribusian air hingga larut malam tersebut dilakukan karena beberapa alasan salah satunya karena akses yang jauh.
“Aksesnya sangat jauh, maka kita harus kirimkan pada malam hari. Karena di wilayah pantura termasuk wilayah yang cukup parah,” kata Budi, Kamis (10/9/2015) malam.
Ditambahkan Budi, wilayah pantura merupakan wilayah yang sangat membutuhkan air, karena untuk mendapatkan air warga harus menempuh jarak 8 kilometer seperti di Kecamatan Batumarmar, Waru dan Pasean.
“Kalau pengiriman masih dilakukan besok. Maka masyarakat akan kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkasnya.(*)
Bencana kekeringan yang melanda sejulah wolayah di Kabupaten Pamekasan membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat harus bekerja ekstra untuk mendistribusikan bantuan air bersih pada masyarakat.
Untuk memenuhi kebutuhan fital masyarakat tersebut, petugas pendistribusian dari BPBD harus mendistribusikan air bersih hingga larut malam, utamanya di wilayah pantura Pamekasan yang memiliki akses cukup sulit.
Koordinator Distribusi air bersih BPBD, Budi Cahyono, menyatakan pendistribusian air hingga larut malam tersebut dilakukan karena beberapa alasan salah satunya karena akses yang jauh.
“Aksesnya sangat jauh, maka kita harus kirimkan pada malam hari. Karena di wilayah pantura termasuk wilayah yang cukup parah,” kata Budi, Kamis (10/9/2015) malam.
Ditambahkan Budi, wilayah pantura merupakan wilayah yang sangat membutuhkan air, karena untuk mendapatkan air warga harus menempuh jarak 8 kilometer seperti di Kecamatan Batumarmar, Waru dan Pasean.
“Kalau pengiriman masih dilakukan besok. Maka masyarakat akan kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkasnya.(*)
Tags:
Pamekasan
