Money Politik Sangat Berpengaruh Besar Pillada Sumenep | Suara Terkini dari Madura

Money Politik Sangat Berpengaruh Besar Pillada Sumenep

Madura Aktual; Dari survei yang dilakukan pada 25 Agustus hingga 5 September, diketahui elektabilitas Paslon Buya-Ahmad Fauzi mencapai 42,3 persen. Sedangkan pasangan ZA-Nyai Eva, tembus 46,3 persen. 

"Sementara obyek survei, memberi alasan yang cukup beragam kenapa memilih para calon. Alasan suka untuk calon incumbent, karena peduli rakyat. Alasan ini paling tinggi dari alasan yang lain, yaitu 22,5 persen. Sementara alasan suka kepada calon penantang, karena masyarakat ingin perubahan, yang mencapai 24,2 persen," paparnya.

Untuk calon wakil bupati, alasan sebagai ketua Muslimat NU, menempati urutan pertama dari hasil survei yang dilakukan terhadap Nyai Eva, yaitu 34 persen. Sementara Ahmad Fauzi, disuka karena berpasangan dengan Buya, 11,6 persen. Sementara alasan-alasan lainnya, berada di urutan bawah.

"Untuk survei alasan tidak suka terhadap masing-masing Paslon, 18,4 persen, masyarakat mengatakan incumbent suka menikah. Ini yang ditanam dalam pikiran masyarakat. Jadi bukan soal tradisi di Madura, yang lazim menikah berkali-kali, tapi lebih pada ketokohan. Seorang pejabat negara, dianggap tidak pantas menikah lebih dari satu," urainya lagi.

Untuk calon penantang, ZA tidak dikenal warga Sumenep mencapai 11,5 persen. Sedangkan untuk calon wakilnya, ketidaksukaan pada Nyai Eva tertinggi pada angka 18,5 persen, dengan alasan gender. Bu Nyai Eva seorang perempuan, jadi tidak pantas menjadi imam. Sedangkan Ahmad Fauzi, 16,4 persen mengaku tidak kenal. "Alasan lain, tidak terlalu dominan," katanya.

Andri juga mengungkap, di Pilkada Sumenep mendatang, akan diwarnai kasus money politik. Ada dua bidang garap di Sumenep, yaitu wilayah kepulauan 30 persen, dan daratan 70 persen. "Rata-rata, dari hasil survei kami, politik uang sangat berpengaruh besar di Sumenep. Rata-rata, mereka mengaku akan memilih calon jika memberi uang. Hasil survei menyebut, 52,7 persen mengaku siap memilih jika ada uang," tandasnya.

Sekadar tahu, pasangan incumbent Buya-Ahmad Fauzi diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PDIP. Sementara pasangan penantang, ZA-Nyai Eva diusung Partai Demokrat, PAN, Gerindra, Golkar, PKS, Hanura dan PBB. (*)




Lebih baru Lebih lama