Madura Aktual, Pamekasan: Meski waktu pemberangkatan calon jamaah haji (CJH) masih lama, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pamekasan, Madura, mulai bergerak untuk mematangkan kesiapan tamu Allah ke tanah suci. Hasilnya, persiapan awal pelaksanaan ibadah haji sekarang sudah lebih dari 50 persen.
Saat ini masih tinggal beberapa persiapan yang belum bisa dilaksanakan. Seperti, kelengkapan paspor bagi calon haji. Salah satu kendalanya, lantaran masih banyak CJH yang bekerja ke luar negeri. Sehingga, sulit terdata berkenaan dengan kelengkapan paspor para CJH.
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Pamekasan Afandi mengatakan, meski belum bisa melakukan pendataan tehadap CJH, pihaknya telah mempersiapkan salah satu upaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Semisal, akan berkoordinasi dengan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) guna mengingatkan para CJH berkenaan dengan kelengkapan paspor.
“Dari jumlah 782 CJH yang diperkirakan masuk daftar pemberangkatan tahun ini, baru 45 orang yang sudah dipastikan mempunyai paspor. Tapi, kami akan melakukan koordinasi dengan KBIH, untuk persoalan paspor ini. Sehingga, semua CJH bisa didata,” ujarnya, Minggu (8/5).
Dia menegaskan, kelengkapan paspor para CJH ini akan ditekankan terhadap CJH yang masuk dalam daftar pelunasan haji. Pihaknya akan meminta segera mengurusi paspornya. Mengingat, terkadang terdapat CJH yang nama pendaftaran dengan kartu tanda penduduk (KTP) berbeda. Menurutnya, untuk tahun ini akan ada tambahan 5 persen dari jumlah CJH yang akan berangkat dan CJH usia lanjut (lansia).
“Intinya, CJH yang akan berangkat itu merupakan CJH yang mendaftar paling akhir pada 4 Januari 2010. Berdasarkan jumlah sementara itu, kemungkinan CJH Pamekasan tahun ini meningkat dari 2015 lalu yang berjumlah 646 CJH,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Pamekasan KH A Juhedi menegaskan melalui persiapan awal tersebut, diharapkan instansinya mampu melaksanakan pemberangkatan CJH tahun ini lebih baik. Dia mengimbau agar semua CJH yang diperkirakan berangkat menjaga kesehatan dengan berolahraga. Sebab, pelaksanaan haji membutuhkan tenaga ekstra.
“Kegiatannya cukup padat sehingga kondisi tubuh harus prima. Demi kelancaran beribadah nanti, kami minta CJH untuk menjaga kesehatan. Biar tidak seperti tahun lalu yang ada salah satu jamaah Pamekasan yang meninggal dunia karena tubuhnya tidak kuat dengan suhu panas di sana (Makkah, red),” harapnya. (korankabar/*)
Saat ini masih tinggal beberapa persiapan yang belum bisa dilaksanakan. Seperti, kelengkapan paspor bagi calon haji. Salah satu kendalanya, lantaran masih banyak CJH yang bekerja ke luar negeri. Sehingga, sulit terdata berkenaan dengan kelengkapan paspor para CJH.
Kepala Seksi (Kasi) Haji dan Umrah Kemenag Pamekasan Afandi mengatakan, meski belum bisa melakukan pendataan tehadap CJH, pihaknya telah mempersiapkan salah satu upaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Semisal, akan berkoordinasi dengan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) guna mengingatkan para CJH berkenaan dengan kelengkapan paspor.
“Dari jumlah 782 CJH yang diperkirakan masuk daftar pemberangkatan tahun ini, baru 45 orang yang sudah dipastikan mempunyai paspor. Tapi, kami akan melakukan koordinasi dengan KBIH, untuk persoalan paspor ini. Sehingga, semua CJH bisa didata,” ujarnya, Minggu (8/5).
Dia menegaskan, kelengkapan paspor para CJH ini akan ditekankan terhadap CJH yang masuk dalam daftar pelunasan haji. Pihaknya akan meminta segera mengurusi paspornya. Mengingat, terkadang terdapat CJH yang nama pendaftaran dengan kartu tanda penduduk (KTP) berbeda. Menurutnya, untuk tahun ini akan ada tambahan 5 persen dari jumlah CJH yang akan berangkat dan CJH usia lanjut (lansia).
“Intinya, CJH yang akan berangkat itu merupakan CJH yang mendaftar paling akhir pada 4 Januari 2010. Berdasarkan jumlah sementara itu, kemungkinan CJH Pamekasan tahun ini meningkat dari 2015 lalu yang berjumlah 646 CJH,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kemenag Pamekasan KH A Juhedi menegaskan melalui persiapan awal tersebut, diharapkan instansinya mampu melaksanakan pemberangkatan CJH tahun ini lebih baik. Dia mengimbau agar semua CJH yang diperkirakan berangkat menjaga kesehatan dengan berolahraga. Sebab, pelaksanaan haji membutuhkan tenaga ekstra.
“Kegiatannya cukup padat sehingga kondisi tubuh harus prima. Demi kelancaran beribadah nanti, kami minta CJH untuk menjaga kesehatan. Biar tidak seperti tahun lalu yang ada salah satu jamaah Pamekasan yang meninggal dunia karena tubuhnya tidak kuat dengan suhu panas di sana (Makkah, red),” harapnya. (korankabar/*)
Tags:
Pamekasan