Madura Aktual, Sampang; Kondisi industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Sampang, Madura, nampaknya butuh perjuangan keras untuk bisa menyelamatkan produksinya. Sebab, dari jumlah 1.441 IKM hanya sebagian yang mendapat pembinaan dari Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pertambangan (Disperindagtam) setempat.
Kepala Disperindagtam Sampang Misdi melalui Pejabat Penyuluhan Perindustrian dan Perdagangan, Muhammad Irwan Ferdiawan menyampaikan, dari sekian IKM tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab instansinya. Sebab, pihaknya hanya sebatas memberikan pembinaan dan membantu dari segi pemasaran atau promosi produk.
" Anggaran kami terbatas, hanya IKM tertentu yang diberi pembinaan," tuturnya, Minggu (8/5/2016).
Dari ribuan IKM itu, untuk memberi pembinaan dan penyuluhan, sistem yang dilakukan masih bertahap. Sehingga, jika tidak semua IKM mendapat pembinaan atau bantuan modal dan alat produksi.
"Bagi IKM pemula biasanya bantuan yang diberikan. Selain pembinaan juga alat produksi sesuai dari krtiteria masing-masing IKM," jelasnya.
Dikatakan oleh Irwan, jumlah IKM setiap tahunya mengalami peningkatan.pada 2015, jumlah IKM meningkat drastis dari tahun sebelumnya, yakni dari 649 menjadi 1441 IKM.
"Selain fokus pada pembinaan, kami juga fokus pendataan IKM. Kami mengakui masih ada sejumlah IKM yang belum terdata di kami," paparnya.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Sampang H. Sahid mengatakan, pihak terkait seharusnya bisa memberi ruang dan membantu IKM untuk bisa mempromosikan. Sebab, jika dari masing-masing IKM yang bergerak, tanpa ada campur tangan pemerintah mustahil bisa berkembang.
"Kami minta pihak terkait ikut membantu IKM dalam mempromosikan. Selain itu, perhatian pemerintah terhadap IKM harus benar-benar dimaksimalkan," harapnya.(*)
Tags:
Sampang
