Rutan Sampang Bersama APH Gelar Razia Gabungan, 94 Warga Binaan Dites Urine Hasil Negatif | Suara Terkini dari Madura

Rutan Sampang Bersama APH Gelar Razia Gabungan, 94 Warga Binaan Dites Urine Hasil Negatif

Warga binaan di Rutan Kelas IIB Sampang, menjalani tes urine dan pemeriksaan ketat dalam razia gabungan yang digelar bersama aparat TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Sampang,

Madura Aktual, Sampang Puluhan warga binaan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sampang, Madura, menjalani tes urine dan penggeledahan kamar hunian dalam razia gabungan bersama Aparat Penegak Hukum dari unsur TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri Sampang, Jumat, 8 Mei 2026.

Razia dilaksanakan usai apel komitmen bersama pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan di lingkungan pemasyarakatan. Tim gabungan langsung menyisir beberapa blok hunian untuk mencari barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

Barang yang menjadi sasaran penggeledahan meliputi telepon seluler, narkotika, serta benda-benda lain yang dilarang berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan. Selain penggeledahan, petugas juga melakukan tes urine secara acak kepada warga binaan untuk mendeteksi penyalahgunaan narkotika.

Kepala Rutan Kelas IIB Sampang, Agus Yanto, mengatakan razia dan tes urine tersebut merupakan bagian dari deteksi dini serta pengawasan rutin guna mencegah peredaran barang terlarang di lingkungan rutan.

“Petugas gabungan melakukan tes urine terhadap 94 warga binaan dan hasilnya seluruhnya negatif,” ujar Agus.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan telepon seluler maupun narkotika di blok hunian. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari sudut-sudut kamar, barang pribadi milik warga binaan, hingga area yang dinilai rawan digunakan sebagai tempat penyimpanan barang terlarang.

“Kami berkomitmen melaksanakan kegiatan serupa secara berkala dan insidental sebagai upaya pencegahan peredaran gelap narkoba serta penggunaan alat komunikasi ilegal di dalam rutan,” tegasnya. (toto/TM)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama