![]() |
| Said Abdullah |
Madura Aktual, Sumenep; PDI Perjuangan memutuskan berkoalisi kembali dengan PKB, untuk mengusung kandidat calon bupati/ calon wakil bupati dalam Pilkada Sumenep, Jawa Timur, 2015 nanti.
"Koalisi kami dengan PKB ini merupakan koalisi jilid II. Jadi sama seperti Pilkada 5 tahun lalu. Calon Bupati yang diusung masih sama, yakni A. Busyro Karim. Hanya wakil bupatinya yang beda. Kalau 5 tahun lalu Soengkono Siddik, kalau sekarang ini A. Fauzi," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, Minggu (28/06/2015).
Politisi asala Sumenep ini memaparkan, pasca turunnya rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan terkait penetapan calon bupati dan calon wakil bupati, maka konsekuensinya pihaknya harus berjuang memaksimalkan setiap tenaga yang ada.
"Setiap celah yang memungkinkan untuk meraih suara, pasti kami lakukan dengan sungguh-sungguh. Apalagi koalisi PKB dan PDIP sebagai partai yang elektabilitasnya teruji, kembali mengusung calon 'incumbent.' Kami optimis bisa memenangi Pilkada," ujarnya.
Said yang juga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur XI itu berada di Sumenep untuk menghadiri rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) PDI Perjuangan setempat dalam rangka penyerahan dan sosialisasi rekomendasi DPP PDI Perjuangan tentang penetapan kandidat pilkada.
DPP PDI Perjuangan menetapkan A Busyro Karim-A Fauzi sebagai Bakal Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Sumenep 2015-2020 yang akan diusung dalam pilkada setempat.
"PR 'khusus' kami di wilayah kepulauan, terutama dapil VII. Di dapil itu kami lemah dalam artian karena belum pernah menyentuh langsung. Kalau kader dan calon turun langsung ke pulau, kami optimis, pasangan Busyro-Fauzi bisa menang," ucap Said.
Masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Sumenep, A Busyro Karim-Soengkono Sidik akan berakhir pada Oktober 2015. Sesuai Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2015, Pilkada Sumenep akan digelar pada 9 Desember 2015. [*]
"Koalisi kami dengan PKB ini merupakan koalisi jilid II. Jadi sama seperti Pilkada 5 tahun lalu. Calon Bupati yang diusung masih sama, yakni A. Busyro Karim. Hanya wakil bupatinya yang beda. Kalau 5 tahun lalu Soengkono Siddik, kalau sekarang ini A. Fauzi," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, Minggu (28/06/2015).
Politisi asala Sumenep ini memaparkan, pasca turunnya rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan terkait penetapan calon bupati dan calon wakil bupati, maka konsekuensinya pihaknya harus berjuang memaksimalkan setiap tenaga yang ada.
"Setiap celah yang memungkinkan untuk meraih suara, pasti kami lakukan dengan sungguh-sungguh. Apalagi koalisi PKB dan PDIP sebagai partai yang elektabilitasnya teruji, kembali mengusung calon 'incumbent.' Kami optimis bisa memenangi Pilkada," ujarnya.
Said yang juga anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur XI itu berada di Sumenep untuk menghadiri rapat kerja cabang khusus (rakercabsus) PDI Perjuangan setempat dalam rangka penyerahan dan sosialisasi rekomendasi DPP PDI Perjuangan tentang penetapan kandidat pilkada.
DPP PDI Perjuangan menetapkan A Busyro Karim-A Fauzi sebagai Bakal Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Sumenep 2015-2020 yang akan diusung dalam pilkada setempat.
"PR 'khusus' kami di wilayah kepulauan, terutama dapil VII. Di dapil itu kami lemah dalam artian karena belum pernah menyentuh langsung. Kalau kader dan calon turun langsung ke pulau, kami optimis, pasangan Busyro-Fauzi bisa menang," ucap Said.
Masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Sumenep, A Busyro Karim-Soengkono Sidik akan berakhir pada Oktober 2015. Sesuai Peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2015, Pilkada Sumenep akan digelar pada 9 Desember 2015. [*]
Tags:
Sospol
