![]() |
| kilang migas (illustrasi) |
Madura Aktual, Bangkalan; Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur dari sektor minyak dan gas (migas) masih minim. Hal ini karena kosntribusi dari dana bagi hasil sebesar 6 persen dari dua sumber migas di Kecamatan Geger.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (DPE) Bangkalan melalui Kepala Bidang (Kabid) Kelistrikan dan Migas Agus Santoso mengatakan, ada dua sumber migas yang terletak di Kecamatan Geger.
“Namun kami tidak mempunyai kewenangan apa pun terkait dua sumber migas tersebut. ”Dua sumber itu merupakan tanggung jawab provinsi,” katanya, kemarin (03/06/2015).
Menurut Agus, pengelolaan migas sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat. Pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak terhadap pengelolaan sumber migas tersebut.
”Semua yang berkaitan dengan migas memang dikelola provinsi, itu sudah ada ketentuannya. Tapi, tetap ada koordinasi dengan pemkab,” ungkap Agus Santoso.
Agus menambahkan, saat ini DPE tengah mencari sumber migas di kecamatan lain, dan akan terus mengembangkan sumber migas yang sudah ada, bahkan saat ini sedang mencari sumber migas di daerah lain.
Ditanya angka bagi hasil yang didapat lembaganya dari persentase 6 persen, Agus tampak enggan meneyebut angkanya, Agus berdalih pihaknya mengaku tidak begitu paham, 6 persen itu dari total angka berapa. “Keuangan yang lebih tahu,” dalihnya. (san)
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (DPE) Bangkalan melalui Kepala Bidang (Kabid) Kelistrikan dan Migas Agus Santoso mengatakan, ada dua sumber migas yang terletak di Kecamatan Geger.
“Namun kami tidak mempunyai kewenangan apa pun terkait dua sumber migas tersebut. ”Dua sumber itu merupakan tanggung jawab provinsi,” katanya, kemarin (03/06/2015).
Menurut Agus, pengelolaan migas sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat. Pihaknya mengaku tak bisa berbuat banyak terhadap pengelolaan sumber migas tersebut.
”Semua yang berkaitan dengan migas memang dikelola provinsi, itu sudah ada ketentuannya. Tapi, tetap ada koordinasi dengan pemkab,” ungkap Agus Santoso.
Agus menambahkan, saat ini DPE tengah mencari sumber migas di kecamatan lain, dan akan terus mengembangkan sumber migas yang sudah ada, bahkan saat ini sedang mencari sumber migas di daerah lain.
Ditanya angka bagi hasil yang didapat lembaganya dari persentase 6 persen, Agus tampak enggan meneyebut angkanya, Agus berdalih pihaknya mengaku tidak begitu paham, 6 persen itu dari total angka berapa. “Keuangan yang lebih tahu,” dalihnya. (san)
Tags:
Bangkalan
