"Bubarkan KPK", Megawati Jangan Hanya Komentar | Suara Terkini dari Madura

"Bubarkan KPK", Megawati Jangan Hanya Komentar

Megawati Sukarnoputri
Madura Aktual; Terkait pernyataan Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri yang menyoroti keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebenarnya dapat dibubarkan karena sifatnya sementara, mendapat reaksi sejumlah pihak.

"Dan seharusnya kita harus memberhentikan yang namanya korupsi sehingga komisi yang sebetulnya sifatnya adhoc ini harus sementara saja dapat dibubarkan," kata Megawati saat menjadi pembicara kunci di Seminar Konstitusi "Mengkaji Wewenang MPR dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia" yang digelar MPR, Selasa (18/08/2015) kemarin.

menurutnya, dibentuknya KPK memiliki alasan yang kuat yaitu untuk memberantas korupsi. Menurut dia, keberadaan institusi itu tidak diperlukan apabila korupsi sudah ditangani dengan baik.

"Kalau sekarang putar-putar terus maka sampai kapan (keberadaan) KPK, padahal pembentukannya memiliki alasan," ujarnya.

Mega menyadari pernyataannya itu akan menimbulkan pro dan kontra di masyarakat, dan bahkan dirinya bisa di bully (digertak) karena dinilai sebagai sebuah atraksi.

Menurut dia, alasannya sangat logis karena apabila tidak ada korupsi maka tentu saja KPK tidak ada lagi.

"Kalau seperti ini, saya di media sosial akan di-bully sebagai sebuah atraksi. Kalau tidak korupsi ya tentu saja KPK dong yang tidak ada lagi dan itu pemikiran yang logis," katanya.

Pengamat politik Hendri Satrio mengatakan, Megawati seharusnya jangan hanya berkomentar untuk membubarkan KPK. Tetapi, juga harus memberikan solusi terhadap upaya pemberantasan korupsi yang masih menggurita di negeri ini.

“Seharusnya Megawati bisa menjelaskan solusinya juga bila akhirnya presiden bubarkan KPK. Pernyataan ini kan kaya setengah matang, harusnya kan diusulkan juga solusinya. Kalau KPK di bubarkan tentu bukan berarti setuju dengan korupsi, tapi ini yang perlu ditekankan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (19/8/2015).

Kendati demikian, pengamat politik asal Universitas Paramadina itu meminta pernyataan Megawati direspons dengan kepala dingin. Pasalnya, ini juga harus menjadi ajang introspeksi bagi KPK dalam menjalankan fungsinya.

“Ini harus menjadi introspeksi atau input positif bagi KPK sebetulnya. Ada yang salah enggak dengan KPK selama ini, kenapa kaya gitu, kan dulu Megawati yang bikin lain hal kalau SBY yang komentar, jadi harus jadi introspeksi, kenapa sampai founding-nya ngomong kayak gitu,” tuturnya (okezon/antara)

Lebih baru Lebih lama