Siswa MI Dianiaya Orang Tua Teman Sekelas | Suara Terkini dari Madura

Siswa MI Dianiaya Orang Tua Teman Sekelas

illustrasi pemukulan pada anak
Madura Aktual, Sumenep; HRL (9), siswa salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, luka memar akibat dianiaya SPM (30), orang tua teman sekolahnya.

Akibatnya, JYN (30), ayah HRL tidak terima dan melaporkan SPM yang masih tetangganya sendiri ke Polres Sumenep. 

"Orang tua korban tidak terima dengan penganiayaan itu, sehingga melapor ke kami," terang Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Hasanudin, Selasa (18/08/15).

Peristiwa penganiayaan tersebut berawal saat HMS, anak SPM yang dipercaya memegang kunci kelas oleh gurunya, tidak memperbolehkan kunci kelasnya dipinjam HRL. Akibatnya, dua anak yang masih satu kelas itu berebut kunci. Saat HRL berhasil merebut kunci, HMS pun menangis.

SPM, ayah HMS yang kebetulan lewat MI itu emosi melihat anaknya dibuat menangis oleh HRL. SPM langsung mendatangi HRL langsung menampar pipi dan menendang punggungnya. HRL pun berteriak kesakitan dan menangis menjerit. Mengetajui hal itu. JYN, ayah HRL tidak terima dan memilih melaporkan SPM ke polisi.

Kasus tersebut sebenarnya sudah pernah dimediasi oleh pihak sekolah melalui kepala desa setempat. Namun tidak ada titik temu. Ayah korban memilih melaporkan kasus itu ke kepolisian.

"Usai menerima laporan itu, kami langsung menindak lanjuti dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kami juga memintakan visum terhadap korban. jika benar pelaku telah melakukan penganiayaan, pelaku akan kami jerat dengan undang-undang perlindungan anak," ungkap Hasanudin. (beritajatim)
Lebih baru Lebih lama