Lagi, Bawaan CJH Sampang: Jamu Kuat, Rokok, Pil KB, Ikan Asing Disita Petugas Haji Surabaya | Suara Terkini dari Madura

Lagi, Bawaan CJH Sampang: Jamu Kuat, Rokok, Pil KB, Ikan Asing Disita Petugas Haji Surabaya

Madura Aktual, Surabaya;  Setelah Calon Jamaah  Haji (CJH) asal Sumenep, Madura, jawa Timur kedapatan membawa barang yang dilarang dan berakibat sejumlah barang bawaan disita oleh petugas di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, kini giliran CJH asal Sampang menghadapi masalah yang sama,

baca: Memalukan, Barang Bawaan Dilarang CJH Sumenep Disita Petugas Haji Surabaya


Ironisnya, barang bawaan berupa koper besar yang seharus diangkut terpisah oleh CJH, namun bagi CJH asal Sampang dari kloter 53 justru kopernya dibawa bersamanya.

Sekitar lebih dari sepuluh tas koper mereka disita lantaran membawa barang bawaan yang tidak masuk kriteria barang bawaan. Yang lebih ironis lagi barang bawaan yang mereka bawa seperti jamu obat kuat, rokok, pil KB, ikan asin dan masih banyak lagi.

Semua mereka bawa dalam jumlah yang cukup banyak. Ja,aah asal Sampang, Halil mengaku bahwa dirinya membawa barang itu karena titipan orang yang kerja di Arab Saudi.

"Nggak tau saya kalau itu ada di tas saya. Saya nggak masukkan ke tas. Itu buat titipan tetangga di sana," kata dia, Sabtu (12/09/2015).

Kepala Bidang Haji Kemenag Jatim, H M.Sakur mengaku tiap tahun memang seperti ini.b"Sudah jadi kejadian rutin kalau seperti ini. Memang diakui ada jaringan di Arab sana yang menghandle barang-barang bawaan ini," ujarnya.

Sehingga, dalam hal ini ia menghimbau Qpemeriksaan diperketat.  "Makanya ini kerjasama dengan segala pihak. Tidak hanya dari kami (kemenag,red) saja," ungkap dia.

Sementara KBIH Sampang , Syarif Ali mengatakan, masalah ini sebenarnya sudah dijelaskan kepada para JCH bahwa barang yang bermuatan melebihi 32 kg atau membawa rokok, benda yang nersifat cair dan barang yang aneh-aneh akan dilarang dan disita oleh petugas.

"Padahal sudah saya sampaikan, saya juga sudah menakut-nakuti para JCH bahwa bagi yang melanggar ketentuan tidak boleh berangkat," terangnya.

Ditanya masalah jemaahnya yang masih kedapatan membawa barang-barang yang dilarang, dia mengaku tidak memberi sanksi tetapi barangnya bakal disita. "Sulit kan itu titipan-titipan, dan alhamdulillahnya barang-barang yang aneh itu saat ini sudah diamankan oleh petugas." tandasnya. [*]

Lebih baru Lebih lama