Pelatihan Perfilman Bagi Pemuda | Suara Terkini dari Madura

Pelatihan Perfilman Bagi Pemuda

Madura Aktual, Sumenep: Melalui Pelatihan Keterampilan Bagi Pemuda Dalam Bentuk Perfilman di Kabupaten Sumenep diharapkan dapat memberikan keahlian dan keterampilan khususnya di bidang perfilman yang bisa diaplikasikan di era persaingan saat ini.

Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si, saat menyampaikan sambutan Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si pada  pembukaan Pelatihan Keterampilan Bagi Pemuda Dalam Bentuk Perfilman 2016 di Hotel Sumekar Sumenep, Selasa (23/08/206).

Dikatakan, memasuki era globalisasi, tantangan para pelaku sejarah di zaman ini semakin berat. Karena harus mampu menyikapi tantangan menghadapi globalisasi tersebut. Sebab,  globalisasi yang sarat tantangan dan kompetisi, menuntut pengembangan sumber daya manusia berkualitas dan mempunyai daya saing tinggi.

“Tantangan yang terjadi pada era globalisasi adalah terjadinya degradasi moral spiritual, semangat berusaha dan bekerja yang semakin melemah, serta kreativitas yang semakin rendah.”tandasnya.

Menurutnya,  krisis tersebut harus diantisipasi dengan menciptakan sumber daya yang mempunyai keterampilan hidup. Karena, tanpa keterampilan, seseorang hanya akan menjadi penonton semata.

Karena itu diharapkan para peserta pelatihan nantinya mampu mengembangkan jaringan kerja (networking), mampu bekerjasama (teamwork) dengan berbagai pihak, dalam mengembangkan keunggulan spesifiknya serta mengutamakan kualitas yang tinggi.

“SDM unggul adalah manusia yang terus menerus meningkatkan keterampilannya dalam menghasilkan produk. Sehingga produk yang dihasilkan dapat ditingkatkan kualitasnya terus-menerus secara berkelanjutan.”tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Sufianto, SE, M.Si menjelaskan kegiatan pelatihan tersebut diikuti sebanyak 50 orang peserta dari komunitas Viografi, Mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Sumenep, yang dilaksanakan tiga hari mulai tanggal 23-25 Agustus 2016, bekerjasama dengan media dan perguruan tinggi.

“Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar perfilman, media komunikasi, keterampilan dasar fiksi non fiksi hingga upaya kerjasama dengan lintas batas.”tambahnya. ( Ren, Fer, Info )

Lebih baru Lebih lama