![]() |
| R. Idris |
Madura Aktual, Sumenep; Inspektorat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mengingatkan para Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten setempat, agar berhati-hati dalam penggunaan Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Sebab, alokasi anggaran itu mencapai ratusan hingga milyaran Rupiah.
"Kita tidak main-main dalam pengawasan penggunaan DD maupun ADD. Jadi kades harus berhati-hati dan terinci pada pengadministrasiannya,\" kata Kepala Inspektorat Sumenep R. Idris, Selasa (23/8/2016).
Madura Aktual, Sumenep: Menurutnya, besarnya DD dan ADD harus diimbangi dengan pemanfaatan secara benar, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM)-nya.
“Administrasi, tranparansi dan kualitas SDM kedepan perlu ditingkatkan. Karena menyangkut uang besar” terangnya.
Idris mengaku, para kades juga harus bersikap terbuka saat penggunaan, lebih-lebih ketika pengadministrasiannya nanti.
"Meskipun pemakaian sesuai aturan tapi kalau administrasinya asal-asalan, bisa saja dianggap keliru,\" ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencara (MPMP-KB) Sumenep, H. Achmad Masyuni, SE, MM, memaparkan, bahwa anggaran DD dan ADD di Kabupaten setempat sebesar Rp. 336.904.262.368.
“Dana ratusan milyar ini harus digunakan sesuai aturan dan transparan. Karena nantinya akan dilakukan audit oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” tukas Masyuni. ( Nita, Fer, Info )
Sebelumnya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencara (MPMP-KB) Sumenep, H. Achmad Masyuni, SE, MM, memaparkan, bahwa anggaran DD dan ADD di Kabupaten setempat sebesar Rp. 336.904.262.368.
“Dana ratusan milyar ini harus digunakan sesuai aturan dan transparan. Karena nantinya akan dilakukan audit oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” tukas Masyuni. ( Nita, Fer, Info )
Tags:
Sumenep
