Madura Aktual, Pamekasan – Proses penerimaan siswa baru di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan memasuki tahap penting setelah kuota satu rombongan belajar sebanyak 30 siswa dipastikan terpenuhi bahkan terlampaui. Berdasarkan keterangan Ketua Tim PKH Pamekasan, Lukman Hakim, tim penjangkauan telah menjaring sebanyak 32 calon siswa dari berbagai wilayah di kabupaten ini.
Berbeda dengan sekolah pada umumnya yang membuka pendaftaran secara luas, SRMP 29 Pamekasan menggunakan mekanisme penjangkauan langsung untuk menjaring peserta didik yang sesuai kriteria. Kriteria utama yang ditetapkan adalah calon siswa harus berasal dari keluarga dengan status desil 1 atau desil 2. Meski jumlah hasil penjangkauan sudah melebihi kuota, Lukman menegaskan seluruh nama yang sudah terkumpul tetap akan diperiksa kembali.
"Nanti kami verifikasi ulang. Pasalnya, ada kemungkinan data di sistem tertulis masuk kategori desil 1 dan 2, namun kondisi nyata di lapangan ternyata tidak sesuai. Jika demikian, maka anak tersebut tidak bisa dimasukkan ke dalam program Sekolah Rakyat," jelas Lukman saat diwawancarai.
Kegiatan penjangkauan ini sudah berlangsung sejak awal Mei dan akan selesai pada akhir bulan ini. Rangkaian tahapan yang dilalui meliputi identifikasi calon siswa, verifikasi data, hingga penetapan peserta didik yang sah. Jika seluruh proses berjalan lancar, para siswa baru direncanakan sudah bisa mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar pada Juni mendatang.
Lukman juga menekankan, jumlah siswa yang akhirnya diterima tidak boleh melebihi batas kuota yang telah ditetapkan, yaitu 30 orang. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab jumlah tersebut berkaitan erat dengan perencanaan dan kebutuhan anggaran yang disiapkan untuk program ini.
"Tidak boleh lebih, harus tetap pas 30 orang. Jumlah ini menjadi acuan utama dalam penentuan anggaran operasional nantinya," tegasnya.
Penjangkauan dilakukan secara merata ke seluruh kecamatan yang ada di Pamekasan. Namun, hingga tahap ini belum ada calon siswa yang berminat berasal dari wilayah Kecamatan Batumarmar maupun Kecamatan Pasean. Meski begitu, secara keseluruhan target penjangkauan sudah tercapai.
"Penjangkauan sudah kami lakukan menyeluruh. Alhamdulillah kuota sudah terpenuhi, dan kami berharap seluruh proses ini berjalan lancar hingga tahap penetapan peserta didik selesai sepenuhnya," tutup Lukman. (KM)
