Fokus Aktual

Pilkada

Serpihan

Figur Inspiratif

Bangkalan Aktual

Sampang Aktual

Pamekasan Aktual

Sumenep Aktual

Ekspose

Dambakan Pemimpin Religius dan Nasionalis

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 01 June 2018 |

Pemuda Sumenep Dambakan Pemimpin Religius dan Nasionalis (newssatu)
Madura_Aktual, Sumenep;  Jumat 1 Juni 2018- makin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim), para pasangan calon Gubernu dan Wakil Gubernur mulai mencari simpati masyarakat agar mendapatkan dukungan penuh dalam Pilkada. Namun demikian, hal itu tidak cukup untuk bisa menang dalam Pilgub yang akan digelar 27 Juni 2018, karena saat ini masyarakat sudah cerdas dalam memilih siapa pemimpinnya.

Berbicara pemimpin tentu masyarakat di Jawa Timur lebih memilih pada Pemimpin yang Religius dan Nasionalis, hal itu terungkap saat puluhan aktivis muda yang tergabung Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS) menggelar Forum Group Discusion (FGD).

Menurut Achmad Zainullah Pendiri dari KMS Sumenep, kenapa harus memilih pemimpin yang religius agar pemimpin tersebut selalu memiliki sikap dan perlaku yang patuh dalam menjalankan ajaran agama. Kemudian kenapa harus Nasionalis, seorang pemimpin harus memiliki jiwa setia kepada bangsanya.

Oleh karena itu, Gubernur dan Wakil Gubernur harus memiliki jiwa Nasionalis dan Religius, akan tetapi akan sangat sulit untuk menemukan sosok seperti itu, melainkan Gubernur dan Wakil Gubernurnya saling menutupi kekurangan masing-masing.

“Jik Gubernur seorang Religius, maka Wakil Gubernurnya seorang Nasionalis atau sebaliknya,” ujar Achmad Zainullah Pendiri Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS), Jumat (1/6/2018).

Lanjut mantan Aktivis PMII Sumenep ini, jika dilihat dari dua pasangan calon Gubernu dan Wakil Gubernur yang akan maju pada Pilkada Jatim nanti, nampaknya pasangan Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno Putri sangat cocok untuk memimpin Jawa Timur. Sebab, Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) merupakan sosok yang religius, sedangkan Puti Guntur Soekarno Putri merupakan sosok yang memiliki jiwa Nasionalis.

“Pasangan Gus Ipul dan mbak Puti ini sangat cocok untuk memimpin Jawa Timur kedepannya, karena Gus Ipul itu seorang religius, sedangkan mbak Puti seorang Nasionalis,” tandasnya.

Oleh karena itu, dalam Forum Group Discusion (FGD) yang digelar Kaukus Mahasiswa Sumekar (KMS) pada Kamis (31/5/2018) lebih cendrung mendukung pasangan Syaifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno Putri, karena dua sosok ini diyakini bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi Jawa Timur (Jatim).

“Kami sepakat untuk mendukung Gus Ipul dan mbak Puti dalam Pilkada Jatim nanti,” pungkasnya. (newssatu)

Barang Bukti Bom Ikan Meledak di Polsek Giligenting

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 21 May 2018 |

Madura_Aktual; Sumenep: Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) hancur setelah bom ikan (Bondet) yang merupakan barang bukti (BB) dari hasil razia meledak. Sebelum terdengan suara ledakan, sempat terjadi konsleting pada reciver Alkom yang letaknya tidak jauh dari gudang penyimpanan barang bukti, pada Senin (21/5/2018) sore sekitar 15.10 Wib.

“Kejadian pada Senin (21/5/2018) sore, awalnya terjadi konsleting listrik pada reciver Alkom yang berada di dekat gudang penyimpanan arsip dan Barang Bukti (BB), dan mengeluarkan asap,” terang Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Mukid, dalam releasenya, Senin (21/5/2018).

Dari konsleting tersebut,  Lanjut AKP Mukid, menimbulkan efek panas dan menyulut sebuah bom ikan (Bondet) yang disimpan dalam gudang barang bukti (BB) Polsek Giligenting. Akibatnya terjadi sebuah ledakan keras hingga menghancurkan kantor Polsek Giligenting.

“Akibat ledakan ini, gudang penyimpanan arsip dan Barang Bukti (BB) mengalami rusak berat,” ujarnya.

Beruntung dalam dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun sejumlah ruangan di kantor Polsek Giligenting mengalami rusak berat, akibat ledakan bondet atau bom ikan tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi,” pungkasnya. (news1)

Terjadi Ledakan, Polsek Giligenting Sumenep Berantakan

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: |

Suasana Polsek Giligenting
Madura_Aktual, Sumenep: Suara ledakan keras seperti bom di Polsek Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) menggegerkan warga setempat. Mendengar hal itu, warga langsung mendatangi kantor Polsek Giligenting, dan suara ledakan tersebut telah menghancurkan Polsek dan sejumlah barang-barang yang berada diruangan sudah berantakan.

“Memang benar terjadi ledakan di Giligenting,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Mukid, Senin (21/5/2018).

Namun demikian, lanjut mantan Kapolsek Lenteng Sumenep ini, pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dengan adanya ledakan di Polsek Giligenting. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait dengan adanya ledakan yang mengakibatkan kantor Polsek Giligenting hancur.

“Kami belum bisa memastikan apa penyebab terjadinya ledakan, biar nanti menunggu informasi selanjutnya, karena kami masih menyelidiki kejadian tersebut,” pungkasnya. (news1)

Sebelum Meledakkan Rumah Guru, Pelaku Sempat Pesta Miras

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 09 March 2018 |

Tersangka Agus Salim dan Mardiansyah (Foto: istimewa)
Madura_Aktual, Sumenep; Terkait peristiwa  peledakan yang menimpa rumah Aswandi warga Dusun Sumber Hidup, Desa Kramian, Masalembu hancur terkena ledakan. Ledakan itu terjadi pada Jumat (9/2/2018) malam sekitar pukul 23.05 WIB., Polisi telah mengamankan dua pelaku

Fadillah mengatakan peristiwa yang terjadi bermula saat kedua tersangka dan teman-temannya pesta minuman keras (miras) di rumah Mardiansyah. Mereka minum mulai pukul 19.00 WIB.

Pukul 21.30 WIB, salah seorang teman tersangka keluar dengan motor hendak membeli miras karena persediaan hampir habis. Namun saat kembali, dia tak membawa motornya. Saat ditanya, dia menjawab bahwa motornya ditahan kepala dusun karena membunyikan knapot dengan keras (bleyer).

Rumah Guru di Maselembu Diledakkan


Kedua tersangka lalu mendatangi rumah Aswandi. Setelah sempat cekcok dan ramai, akhirnya motor teman tersangka diperbolehkan diambil. Saat berkumpul kembali, Mardiansyah mengatakan bhwa saat ribut-ribut, dia sempat dipukul seseorang yang tidak diketahuinya.

"Tersangka Agus Salim mendatangi kembali rumah korban, namun korban mengaku tak tahu siapa yang memukul," kata Fadillah.

Peledakan Rumah Guru, Dua Pelaku Diamankan

Kedua tersangka emosi. Mereka lalu membuat rencana memberi pelajaran kepada korban. Kedua tersangka kemudian merakit bondet. Pada tengah malam mereka mengendap-endap di bagian belakang rumah korban. Agus Salim menyulut bondet tersebut dan dilemparkannya ke rumah korban bagian belakang.

"Meledaklah bondet itu dan merusak rumah bagian belakang yang sebagian besar berdinding asbes," tandas Fadillah.  (*/detik.com)

Peledakan Rumah Guru, Dua Pelaku Diamankan

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: |

Kondisi rumah Aswandi yang hancur (Foto: istimewa)
Madura_Aktual, Sumenep; Peristiwa  peledakan yang menimpa rumah Aswandi warga Dusun Sumber Hidup, Desa Kramian, Masalembu hancur terkena ledakan. Ledakan itu terjadi pada Jumat (9/2/2018) malam sekitar pukul 23.05 WIB., 

Polisi telah mengamankan dua pelaku yang meledakkan rumah Aswandi, guru sekaligus Kepala Dusun Sumber Hidup, Desa Keramaian, Kecamatan Masalembu, Sumenep. Motif pelaku adalah marah dan sakit hati.

Rumah Guru di Maselembu Diledakkan


"Kami telah mengamankan pelaku. Mereka mengakui perbuatannya. Mereka meledakkan rumah korban bagian belakang menggunakan bom ikan (bondet)," ujar Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnain seperti dilansir detik.com, Jumat (9/3/2018)

Kedua pelaku adalah Agus Salim (40) dan Mardiansyah (29). Keduanya warga Dusun Sumber Hidup, Desa Keramaian, Kecamatan Masalembu, Sumenep. (*)

Rumah Guru di Maselembu Diledakkan

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: |

Kondisi rumah Aswandi yang hancur (Foto: istimewa)
Madura_Aktual,Sumenep; Sebuah Rumah milik Aswandi warga Dusun Sumber Hidup, Desa Kramian, Masalembu hancur terkena ledakan. Ledakan itu terjadi pada Jumat (9/2/2018) malam sekitar pukul 23.05 WIB.

Aswandi yang berprofesi sebagai guru itu mengaku hanya mendengar satu ledakan, tetapi suaranya sangat keras sehingga getarannya sampai ke depan rumah. Saat melihat bagian belakang rumah, Aswandi melihat bagian belakang rumahnya telah hancur.
Sebelum Meledakkan Rumah Guru, Pelaku Sempat Pesta Miras


Sebelumnya, Aswandi sempat menerima teror. "Sebelumnya saya menerima ancaman kalau rumah akan dibom, karena belum bayar utang," ujar Aswandi saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/2/2018).

"Saat kejadian saya siap-siap mau tidur dan sudah terbaring di kamar. Kemudian terbangun karena terdengar ledakan yang keras di belakang rumah," ujar Aswandi seperti dilansir detik.com, Sabtu (10/2/2018).(andi)







Perahu Berpenumpang 20 Siswa Tenggelan di Perairan Sapeken

Diposting oleh: Pustaka Madura pada tanggal: 08 March 2018 |

Madura_Aktual, Sumenep;  Dua siswa dikabarkan meninggal sesaat menumpang perahu yang berpenumpang 20 siswa dari Kecamatan/Kepulauan Sapeken Sumenep, Jawa Timur, 11 siswa sudah berhasil ditemukan sedang 9 siswa lainnya masih dalam proses pencarian.

Perahu milik Sahirudin itu di tengah perjalanan tiba-tiba mengalami kemiringan di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar, dan kemudian tenggelam pada, Kamis (8/3/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Rencananya perahu yang mengangkut 20 siswa tersebut menuju Desa Tanjung Kiok

 “Peristiwa naas itu terjadi, saat perahu yang mereka tumpangi melintas di perairan sebelah barat Pulau Saredeng Besar. Perahu yang mereka tumpangi, tiba-tiba miring sehingga penumpang tumpah kelaut,’ kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Abd Mukit, Kamis (8/3/2018) malam.

Sementara siswa yang selamat lansung diamankan dan dirawat secara intensif di Puskesmas Sapeken.

“Sebagian korban dirawat puskesmas Sapeken, 2 meninggal dunia, dan saat ini anggota Polsek Sapekan dibantu para nelayan masih melakukan pencarian disekitar TKP,” pungkasnya. (Ilham)

Wisata dan Hiburan

Jurnalisme Warga

Budaya Madura

Lihat seluruh kategori Budaya Madura»

Wisata Madura

Lihat seluruh kategori Wisata Madura»

Dunia Wanita

Lihat seluruh kategori Dunia Wanita»

Hidup Sehat

Lihat seluruh kategori Hidup Sehat»

Akar Rumput

Lihat seluruh kategori Akar Rumput»

Kiat Kreatif

Lihat seluruh kategori Kiat Kreatif»