![]() |
| Ramdlan Siraj saat diwawancari wartawan |
Ia menyatakan pada sejumlah awak media, posisi dirinya sebagai koordinator tim pemenangan merupakan kepercayaan yang diberikan dari hasil rapat dengan partai pengusung.
"Ini menjadi wajar karena ZA-Eva diusung dari partai koalisi. Supaya mereka solid, maka saya ditunjuk (menjadi koordinator, Red) karena saya tidak mewakili siapa-siapa, tapi mewakili masyarakat yang mencintai perbaikan Sumenep kedepan," katanya.
Ia menyebutkan alasan lain pihaknya berada di koalisi yang mengusung pasangan calon (paslon) ZA – Ev, karena punya alasan pribadi. Tapi sebelumnya, tambah Ramdlan, telah melakukan shalat istikharah dalam menentukan pilihan.
"Saya menaruh harapan kepada Bapak Zainal yang low profile tetapi kaya pengalaman, bahwa Sumenep akan lebih baik ke depan," terangnya.
Dalam Pilkada Sumenep, diikuti dua pasangan calon, pertama pasangan calon bupati A. Busyro Karim-Achmad Fauzi (Busyro-Fauzi) yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai NasDem.
Sementara, Paslon Zainal Abidin (ZA)-Dewi Khalifah (Nyi Eva) diusung oleh 8 Parpol. Antara lain, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Golkar, dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (*)
Tags:
Sospol
